• Redaksi
  • Kontak Iklan
  • Tentang Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
Koran Nusantara
  • Home
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Artikel
  • Artis
  • Hukum & Kriminal
  • Kuliner
  • Pendidikan
  • Sports
  • Bisnis
  • Opini
No Result
View All Result
  • Home
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Artikel
  • Artis
  • Hukum & Kriminal
  • Kuliner
  • Pendidikan
  • Sports
  • Bisnis
  • Opini
No Result
View All Result
Koran Nusantara
No Result
View All Result
  • Home
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Artikel
  • Artis
  • Hukum & Kriminal
  • Kuliner
  • Pendidikan
  • Sports
  • Bisnis
  • Opini
Home Daerah

Pelaksanaan Program Nasional Kesehatan di Kota Bekasi Belum Maksimal, Dinkes Diminta Perkuat Implementasi

Adis by Adis
11 November 2025
in Daerah
0
Pelaksanaan Program Nasional Kesehatan di Kota Bekasi Belum Maksimal, Dinkes Diminta Perkuat Implementasi

Ket. Kantor Dinas Kesehatan Kota Bekasi

0
SHARES
10
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Korannusantara.id, Kota Bekasi — Upaya peningkatan mutu pelayanan kesehatan di Kota Bekasi masih menghadapi sejumlah tantangan. Berdasarkan hasil penelusuran Korannusantara.id, pelaksanaan Program Prioritas Nasional (Prognas) di bawah koordinasi Dinas Kesehatan Kota Bekasi dinilai belum berjalan maksimal menjelang akhir tahun 2025. Salah satu indikatornya terlihat dari masih terbatasnya pelaksanaan screening kanker serviks di fasilitas kesehatan daerah.

Program Prioritas Nasional (Prognas) merupakan bagian dari implementasi Standar Akreditasi Rumah Sakit, sebagaimana diatur dalam Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor HK.01.07/MENKES/1596/2024 tentang Standar Akreditasi Rumah Sakit. Regulasi ini menegaskan bahwa rumah sakit wajib mendukung pencapaian target Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) bidang kesehatan melalui pelaksanaan enam program utama, yaitu:

1. Peningkatan kesehatan ibu dan bayi, melalui pelayanan komprehensif seperti PONEK 24 jam (Pelayanan Obstetri dan Neonatal Emergensi Dasar).

2. Penurunan angka kesakitan Tuberkulosis (TBC), dengan penguatan deteksi dini, penanganan kasus, dan upaya pencegahan.

3. Penurunan angka kesakitan HIV/AIDS, melalui penguatan layanan Voluntary Counseling and Testing (VCT), Antiretroviral Therapy (ART), serta pendampingan bagi ODHA (Orang dengan HIV/AIDS).

4. Penurunan prevalensi stunting dan wasting, dengan fokus pada perbaikan gizi masyarakat terutama pada anak-anak.

5. Pelayanan Keluarga Berencana (KB), melalui perluasan akses layanan dan edukasi kesehatan reproduksi.

6. Program Pengendalian Resistansi Antimikroba, guna menekan penyebaran infeksi akibat penggunaan antibiotik yang tidak rasional.

Program nasional tersebut tidak hanya menjadi indikator kinerja kesehatan, tetapi juga menjadi komponen penting dalam proses akreditasi rumah sakit. Pelaksanaannya diharapkan mampu mempercepat capaian target RPJMN bidang kesehatan dan meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.

Namun di lapangan, sejumlah kegiatan Prognas di Kota Bekasi masih belum menunjukkan hasil optimal. Program seperti peningkatan kesehatan ibu dan bayi serta pengendalian penyakit menular dinilai belum sepenuhnya berjalan efektif.

Kondisi ini juga menimbulkan pertanyaan terkait sejauh mana RSUD Chasbullah Abdul Majid Kota Bekasi, sebagai rumah sakit rujukan utama daerah, telah menerapkan program Prognas sesuai standar akreditasi yang ditetapkan Kementerian Kesehatan.

Redaksi Korannusantara.id masih berupaya mengonfirmasi kepada pihak Dinas Kesehatan Kota Bekasi terkait progres dan kendala dalam pelaksanaan Prognas, termasuk langkah evaluasi yang akan diambil agar pelaksanaan program nasional kesehatan dapat berjalan sesuai target dan harapan masyarakat.

135
Tags: Dinas Kesehatan Kota BekasiKesehatanProgram Prioritas NasionalRPJMNRsud chasbullah abdul majid
Previous Post

Open Bidding JPTP Kabupaten Bekasi di Hotel Mewah Bandung, Formabes Tuding BKPSDM Boros Anggaran

Next Post

Kongres Gemura II: Pemuda Harus Punya Kementerian Sendiri

Adis

Adis

Next Post
Kongres Gemura II: Pemuda Harus Punya Kementerian Sendiri

Kongres Gemura II: Pemuda Harus Punya Kementerian Sendiri

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan Ucapan Selamat

Jasa Endorse Pemberitaan KoranNusantara

  • Redaksi
  • Kontak Iklan
  • Tentang Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result
  • Home
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Artikel
  • Artis
  • Hukum & Kriminal
  • Kuliner
  • Pendidikan
  • Sports
  • Bisnis
  • Opini

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.