• Redaksi
  • Kontak Iklan
  • Tentang Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
Koran Nusantara
  • Home
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Artikel
  • Artis
  • Hukum & Kriminal
  • Kuliner
  • Pendidikan
  • Sports
  • Bisnis
  • Opini
No Result
View All Result
  • Home
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Artikel
  • Artis
  • Hukum & Kriminal
  • Kuliner
  • Pendidikan
  • Sports
  • Bisnis
  • Opini
No Result
View All Result
Koran Nusantara
No Result
View All Result
  • Home
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Artikel
  • Artis
  • Hukum & Kriminal
  • Kuliner
  • Pendidikan
  • Sports
  • Bisnis
  • Opini
Home Nasional

Ketum Barisan Muda Gibran Ester Yulia Sayangkan Immanuel Ebenezer OTT KPK

Redaksi by Redaksi
21 Agustus 2025
in Nasional, Opini
0
Ketum Barisan Muda Gibran Ester Yulia Sayangkan Immanuel Ebenezer OTT KPK

Ket :Ketum Rumah Kebangsaan DPP Barisan Muda Gibran Ester Yulia S.E

0
SHARES
31
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta,Korannusantara.id – Ketua Umum ( Ketum ) Rumah Kebangsaan DPP Barisan Muda Gibran (RK Baginda), Ester Yulia S.E, angkat bicara terkait operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap Wakil Menteri Ketenagakerjaan, Immanuel Ebenezer.

Menurut Ester, OTT yang dilakukan KPK kali ini terkesan tidak natural. Ia menilai bahwa OTT semestinya dilakukan saat kejadian langsung, bukan ketika kasus sudah dalam tahap pengembangan.

“Kami sangat mendukung KPK dalam memerangi korupsi di republik ini. Namun, proses hukum terhadap Immanuel Ebenezer justru menimbulkan persepsi berbeda di masyarakat. KPK perlu menjelaskan secara terang benderang agar publik tidak disesatkan oleh opini yang salah,” tegas Ester.

Hal ini menimbulkan persepsi berbeda di masyarakat. Maka KPK harus segera menjelaskan ke publik proses hukum yang sebenarnya,” tegas Ester.

Ester menambahkan, hingga kini KPK belum mengeluarkan pernyataan resmi terkait peran Immanuel Ebenezer dalam kasus dugaan pemerasan Sertifikat K3.Kondisi ini, menurutnya, membuat publik bingung dan rawan spekulasi. Oleh karena itu, ia meminta KPK lebih transparan dan berhati-hati dalam menggunakan istilah OTT agar tidak menimbulkan opini yang salah di tengah publik.

“Jangan sedikit-sedikit menggunakan istilah OTT kalau faktanya bukan begitu. KPK harus memperbaiki sistem penangkapan, lebih transparan, dan memberikan penjelasan detail kepada publik. Jangan sampai istilah OTT digunakan secara berlebihan sehingga mengaburkan fakta sebenarnya,” ujar Ester.

377
Tags: Barisan Muda GibranEster Yulia S.EImmanuel EbenezerKetum Rumah KebangsaanOTT KPKPemerasan
Previous Post

Dewan Adat Bamus Betawi Sambangi Dinas Damkar, Dorong Alokasi Khusus 1.000 PJLP untuk Anak Betawi

Next Post

Bamus Suku Betawi 1982 Gelar Pelatihan Kuliner dan Souvenir, Dorong Masyarakat Betawi Jadi Wirausaha

Redaksi

Redaksi

Satu Klik Rubah Dunia

Next Post
Bamus Suku Betawi 1982 Gelar Pelatihan Kuliner dan Souvenir, Dorong Masyarakat Betawi Jadi Wirausaha

Bamus Suku Betawi 1982 Gelar Pelatihan Kuliner dan Souvenir, Dorong Masyarakat Betawi Jadi Wirausaha

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan Ucapan Selamat

Jasa Endorse Pemberitaan KoranNusantara

  • Redaksi
  • Kontak Iklan
  • Tentang Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result
  • Home
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Artikel
  • Artis
  • Hukum & Kriminal
  • Kuliner
  • Pendidikan
  • Sports
  • Bisnis
  • Opini

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.