Sumatera Utara, Korannusantara.id-Di tengah pesatnya perkembangan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) yang mulai mengubah berbagai sektor pekerjaan, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UIN SU) Medan mengambil langkah strategis dengan memperkuat kompetensi tenaga kependidikan melalui Pelatihan dan Uji Kompetensi Skema Staf Pengelola Data.
Kegiatan yang berlangsung pada 7–10 April 2026 di Four Star by Trans Hotel, Denpasar, Bali ini menjadi bagian dari upaya FEBI UIN Sumatera Utara dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia sekaligus memperkuat sistem tata kelola kampus berbasis data.
Program ini diselenggarakan oleh Bidang Administrasi Umum, Perencanaan, dan Keuangan FEBI UIN Sumatera Utara bekerja sama dengan Kompeten Akademi Muda Indonesia (Kami Kompeten) sebagai mitra pelatihan dan uji kompetensi.
Sebanyak 17 peserta mengikuti kegiatan tersebut, terdiri dari 14 tenaga kependidikan FEBI UIN Sumatera Utara serta 3 pegawai dari Pusat Pengembangan Bisnis (Pusbangis) UIN Sumatera Utara. Para peserta mendapatkan pembekalan materi mengenai pengelolaan data, administrasi berbasis sistem informasi, hingga praktik kerja sesuai standar kompetensi profesi.
Kegiatan ini dihadiri oleh Wakil Dekan II FEBI UIN Sumatera Utara Dr. Fauzi Arif Lubis, M.A., Wakil Dekan I Dr. Isnaini Harahap, M.Ag., serta Wakil Dekan III Dr. Marliyah, M.Ag., bersama Rahmat Daim Harahap, M.Ak. selaku Kepala Pusat Pengembangan Bisnis UIN Sumatera Utara.
Dekan FEBI UIN Sumatera Utara, Prof. Dr. Muhammad Syukri Albani Nasution, M.A., menyampaikan apresiasi yang tinggi terhadap terselenggaranya kegiatan peningkatan kompetensi tersebut. Menurutnya, penguatan kapasitas tenaga kependidikan merupakan langkah penting dalam membangun sistem tata kelola perguruan tinggi yang profesional, transparan, dan berbasis data.
“Pengelolaan data yang akurat dan sistematis menjadi kunci dalam mendukung pengambilan keputusan serta pelayanan akademik yang berkualitas,” ujarnya.
Sementara itu, Dr. Fauzi Arif Lubis, M.A., yang juga bertindak sebagai Ketua Panitia, menegaskan bahwa peningkatan kompetensi tenaga kependidikan menjadi kebutuhan mendesak di era transformasi digital.
“Era saat ini adalah zaman kecerdasan buatan (AI) yang hampir mampu menggantikan berbagai tugas manusia. Kita tidak boleh kehilangan peran. Karena itu, pelatihan pengelolaan data ini menjadi penting untuk menguatkan peran man behind the gun, agar tenaga kependidikan FEBI UIN Sumatera Utara mampu terus beradaptasi dengan perkembangan teknologi,” jelasnya.
Sementara itu, Direktur Kompeten Akademi Muda Indonesia, Dr.(C). Ivan Suaidi, S.Sos., M.M., menjelaskan bahwa pelatihan ini tidak hanya memberikan materi, tetapi juga dilengkapi dengan uji kompetensi berbasis standar profesi, sehingga peserta yang dinyatakan kompeten benar-benar memiliki kemampuan praktis dalam mengelola data secara sistematis, akurat, dan profesional.
Menurutnya, penguatan kompetensi tenaga kependidikan menjadi salah satu kunci penting dalam mendukung transformasi digital di perguruan tinggi, terutama dalam pengelolaan informasi, administrasi akademik, serta pengambilan keputusan berbasis data.
Melalui kegiatan ini, FEBI UIN Sumatera Utara berharap tenaga kependidikan semakin profesional, adaptif terhadap perkembangan teknologi, serta mampu memperkuat sistem administrasi modern berbasis data guna meningkatkan kualitas layanan akademik di lingkungan kampus.



