Jakarta – Lentera Studi Pemuda Indonesia (LSPI) menyampaikan apresiasi kepada Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) atas kesiapan dalam menggelar Operasi Ketupat 2026 guna mengamankan arus mudik dan arus balik Lebaran.
Koordinator Nasional LSPI, Dinal Gusti, menilai langkah Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo yang menetapkan pelaksanaan Operasi Ketupat pada 13 hingga 25 Maret 2026 menunjukkan komitmen negara dalam menjamin keselamatan masyarakat selama momentum mudik.
Menurut Dinal, mudik Lebaran merupakan peristiwa sosial sekaligus spiritual yang melibatkan jutaan masyarakat Indonesia setiap tahunnya. Karena itu, pengamanan yang terencana, terukur, dan humanis sangat diperlukan.
“Pengamanan mudik harus dilakukan secara terstruktur agar masyarakat dapat melakukan perjalanan dengan aman dan nyaman.
Kami melihat langkah ini sebagai bentuk nyata kehadiran negara dalam melindungi masyarakat,” ujar Dinal dalam keterangannya kepada pers di Jakarta, Senin (3/3/2026).
LSPI juga menilai penggunaan tagline “Mudik Aman dan Keluarga Bahagia” mencerminkan orientasi pelayanan yang menempatkan keselamatan masyarakat sebagai prioritas utama.
Menurut Dinal, pendekatan yang mengedepankan langkah preemtif, preventif, serta penegakan hukum secara proporsional menunjukkan bahwa Polri tidak hanya bertindak sebagai aparat penegak hukum, tetapi juga sebagai pelindung dan pengayom masyarakat.
Sementara itu, Sekretaris Nasional LSPI, Deni Wahyudi, turut mengapresiasi pengerahan sekitar 161 ribu personel gabungan yang terdiri dari Polri, TNI, serta berbagai instansi terkait dalam operasi tersebut.
Ia menilai sinergi lintas sektor menjadi faktor penting untuk memastikan kelancaran arus mudik dan arus balik Lebaran.
“Kolaborasi antara Polri, TNI, dan instansi terkait menunjukkan bahwa negara bekerja secara kolektif dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” kata Deni.
LSPI juga menilai penguatan struktur komando dalam Operasi Ketupat sebagai langkah strategis untuk mempercepat pengambilan keputusan di lapangan, khususnya dalam menghadapi dinamika lalu lintas serta potensi gangguan keamanan selama periode mudik.
Bagi LSPI, Operasi Ketupat tidak hanya menjadi agenda rutin tahunan, tetapi juga mencerminkan komitmen kepolisian dalam menghadirkan pelayanan kemanusiaan yang profesional di tengah meningkatnya mobilitas masyarakat.
LSPI berharap pelaksanaan Operasi Ketupat 2026 dapat berjalan lancar serta mampu memberikan rasa aman bagi masyarakat yang merayakan Idulfitri bersama keluarga.
“Kami berharap Operasi Ketupat 2026 berjalan dengan baik, minim insiden, dan memberikan kenyamanan bagi masyarakat yang mudik. Semoga seluruh personel yang bertugas diberikan kesehatan dan keselamatan dalam menjalankan tugasnya,” ujar Deni.



