Korannusantara.id, KOTA BEKASI — Pembahasan Raperda Penyertaan Modal bagi BUMD Kota Bekasi Tahun 2026 terus dikebut Panitia Khusus (Pansus) 8 DPRD Kota Bekasi. Rapat yang digelar di Aula Aspirasi Lantai 3 DPRD Kota Bekasi pada Selasa (1/12/2025) berlangsung intensif untuk menuntaskan seluruh materi sebelum masuk ke tahap finalisasi.
Di tengah proses tersebut, sempat mencuat video viral di media sosial yang memperlihatkan Direktur Perumda Tirta Patriot Bekasi, Ali Imam Fariyadi, tertidur saat rapat berlangsung. Cuplikan tersebut ramai beredar di TikTok dan menimbulkan beragam komentar publik.
Menanggapi hal itu, Ali Imam Fariyadi menyampaikan permohonan maaf kepada pimpinan dan anggota dewan serta masyarakat. Ia menegaskan bahwa kejadian tersebut murni kelalaian akibat kelelahan dengan aktivitas yang padat dan tidak ada unsur kesengajaan.
“Mohon maaf bila menimbulkan kegaduhan. Itu murni kelalaian karena kondisi kelelahan, tanpa maksud apa pun,” ujarnya usai mengikuti rapat RDP di DPRD Kota Bekasi.
Di sisi lain, Wakil Ketua Pansus 8, Darianto, memastikan dinamika yang terjadi tidak mengganggu jalannya pembahasan Raperda. Ia menyampaikan bahwa situasi rapat tetap kondusif, dan pihaknya telah menerima langsung permohonan maaf dari Direktur Perumda Tirta Patriot.
“Semua berjalan baik dan kondusif. Permohonan maaf sudah disampaikan, dan kami berharap kejadian ini dapat menjadi pelajaran bersama agar ke depan lebih bijak dalam bersikap, terutama untuk kepentingan masyarakat Kota Bekasi,” ungkap Darianto.
Ia juga menekankan bahwa momentum ini harus menjadi dorongan bagi Perumda Tirta Patriot untuk meningkatkan pelayanan, termasuk kualitas air minum yang menjadi harapan besar masyarakat.
Darianto memastikan Pansus 8 bersama seluruh BUMD tetap fokus menyelesaikan Raperda Penyertaan Modal tanpa gangguan apa pun. Bahkan, ia menyebutkan bahwa pembahasan dikebut agar pada Kamis mendatang draft Raperda sudah masuk ke tahap pembahasan final.
“Tidak ada penghambatan. Justru ini menjadi penyemangat bagi kami untuk menuntaskan Raperda. Mudah-mudahan Kamis sudah masuk pembahasan rancangan perdananya,” pungkasnya.



