Korannusantara.id, Buru Selatan — Cuaca ekstrem dengan hujan deras yang melanda wilayah Kabupaten Buru Selatan tak menjadi penghalang bagi Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-125 Kodim 1506/Namlea. Mereka tetap semangat melaksanakan berbagai kegiatan fisik demi kemajuan desa.
Meski diguyur hujan, Satgas TMMD tetap bekerja keras menyelesaikan pembangunan reol sepanjang 315,10 meter di Desa Waenono, pengeboran sumur dan pembangunan tower air bersih di Desa Kamanglale, serta rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) milik seorang lansia berusia 82 tahun di Desa Leku.
Dansatgas TMMD 125 Kodim 1506/Namlea menegaskan bahwa kondisi cuaca buruk tidak menyurutkan semangat prajurit di lapangan.
“Kami tidak akan terpengaruh oleh cuaca. Dengan dukungan rekan-rekan Polri dan masyarakat, semangat kami justru semakin membara untuk menyelesaikan kegiatan TMMD ini,” ujar Dansatgas TMMD 125, Rabu (6/8/2025).
Dukungan dari Polri serta partisipasi aktif masyarakat Desa Leku turut memberi dorongan semangat luar biasa bagi para personel Satgas. Warga bahkan ikut terjun membantu proses pembangunan secara sukarela.
Sejauh ini, sejumlah target fisik TMMD telah menunjukkan progres signifikan. Masyarakat pun menyampaikan apresiasi atas dedikasi dan kerja keras Satgas.
Dandim 1506/Namlea, Letkol Inf Mohammad Tamami, S.Sos, juga menyampaikan kebanggaannya atas semangat pantang menyerah para anggota Satgas.
“Semangat dan kerja keras Satgas TMMD 125 menjadi contoh nyata semangat gotong royong dan pengabdian kepada rakyat. Kami berharap hasil TMMD ini memberi manfaat nyata bagi masyarakat,” ungkap Dandim.
Program TMMD ke-125 ini tidak hanya membangun infrastruktur, tetapi juga memperkuat kemanunggalan TNI dan rakyat sebagai fondasi utama pembangunan wilayah.










