• Redaksi
  • Kontak Iklan
  • Tentang Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
Koran Nusantara
Advertisement
  • Home
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Artikel
  • Artis
  • Hukum & Kriminal
  • Kuliner
  • Pendidikan
  • Sports
  • Bisnis
  • Opini
No Result
View All Result
  • Home
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Artikel
  • Artis
  • Hukum & Kriminal
  • Kuliner
  • Pendidikan
  • Sports
  • Bisnis
  • Opini
No Result
View All Result
Koran Nusantara
No Result
View All Result
  • Home
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Artikel
  • Artis
  • Hukum & Kriminal
  • Kuliner
  • Pendidikan
  • Sports
  • Bisnis
  • Opini
Home Artikel

Aliansi Mahasiswa Bergerak Tekan Komnas HAM Usut Dalang Serangan Aktivis

W D by W D
30 Maret 2026
in Artikel
0
Aliansi Mahasiswa Bergerak Tekan Komnas HAM Usut Dalang Serangan Aktivis
0
SHARES
6
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta – Aksi demonstrasi digelar Aliansi Mahasiswa Bergerak di depan Kantor Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM), Jakarta Pusat, Senin (30/3/2026). Massa menuntut pengusutan tuntas dugaan penyiraman air keras terhadap aktivis KontraS, Andrie Yunus, yang dinilai sebagai pelanggaran HAM sekaligus ancaman bagi demokrasi.

Dalam pernyataan sikapnya, massa menilai kekerasan terhadap Andrie tidak dapat dibenarkan dalam negara hukum. Mereka menyoroti posisi Andrie sebagai aktivis yang konsisten menyuarakan isu hak asasi manusia dan kritik terhadap kebijakan publik.

“Suara kritik seharusnya dilindungi, bukan justru dibungkam dengan cara-cara kekerasan. Ini preseden buruk bagi demokrasi kita,” ujar Koordinator Aksi, Fadil, di lokasi.

Selain itu, massa juga menyinggung dugaan keterlibatan oknum aparat dalam insiden tersebut. Jika benar, mereka menilai hal itu menjadi ancaman serius terhadap kebebasan sipil dan supremasi hukum di Indonesia.

Dalam aksinya, Aliansi Mahasiswa Bergerak mendesak Komnas HAM untuk segera mengambil langkah konkret. Mereka menilai Komnas HAM harus menunjukkan independensi dan keberpihakan terhadap keadilan.

“Kami meminta Komnas HAM membuka mata dan nurani. Kasus ini bukan perkara biasa, tetapi persoalan serius yang harus diusut hingga ke aktor intelektualnya,” tegas Fadil.

Adapun tuntutan yang disampaikan meliputi pembentukan Tim Gabungan Pencari Fakta (TGPF), penetapan kasus sebagai pelanggaran HAM berat, pengusutan dalang di balik serangan, serta perlindungan hak hukum bagi korban.

Aksi berlangsung tertib dengan pengawalan aparat kepolisian. Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari Komnas HAM terkait tuntutan tersebut.

Aliansi Mahasiswa Bergerak menegaskan akan terus mengawal kasus ini hingga keadilan benar-benar ditegakkan.

193
Previous Post

Diduga Menunggak, Motor Warga Dihadang Dan Ditarik Paksa di Jalan Pengayoman Makassar

Next Post

Oknum Anggota Fraksi Demokrat Malut Pemecah Belah Bangsa

W D

W D

Next Post
Oknum Anggota Fraksi Demokrat Malut Pemecah Belah Bangsa

Oknum Anggota Fraksi Demokrat Malut Pemecah Belah Bangsa

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan Ucapan Selamat

Jasa Endorse Pemberitaan KoranNusantara

  • Redaksi
  • Kontak Iklan
  • Tentang Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result
  • Home
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Artikel
  • Artis
  • Hukum & Kriminal
  • Kuliner
  • Pendidikan
  • Sports
  • Bisnis
  • Opini

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.