Korannusantara.id – Kota Bekasi, Pemerintah melalui Kementerian Agama Republik Indonesia secara resmi menetapkan 1 Ramadan 1447 Hijriah jatuh pada Kamis, 19 Februari 2026. Di tengah kebijakan sejumlah instansi yang menyesuaikan jam operasional selama Ramadan, RSUD dr. Chasbullah Abdulmadjid Kota Bekasi memastikan seluruh layanan kesehatan tetap berjalan seperti biasa tanpa perubahan jam pelayanan.
Direktur RSUD dr. Chasbullah Abdulmadjid Kota Bekasi, Dr. dr. Ellya Niken Prastiwi, MKM., MARS, yang akrab disapa dr. Niken, menegaskan bahwa selama bulan Ramadan tidak ada pengurangan jam operasional maupun layanan medis.
“Layanan rawat jalan tetap berjalan normal. Jam pendaftaran hari Senin hingga Kamis pukul 07.00–11.00 WIB, sedangkan hari Jumat dan Sabtu pukul 07.00–10.00 WIB,” jelas dr. Niken.
Ia menambahkan, pelayanan Instalasi Gawat Darurat (IGD) tetap beroperasi 24 jam penuh. Tidak ada pengurangan jam kerja bagi pegawai, seluruh tenaga kesehatan tetap bekerja sesuai jadwal normal.
“Layanan rutin lainnya seperti hemodialisa atau cuci darah juga tetap berjalan sesuai jadwal. Saat ini tersedia tiga shift layanan hemodialisa, termasuk layanan khusus bagi pasien infeksius seperti Hepatitis B dan HIV,” sambungnya.
Sementara itu, untuk jam kunjungan pasien atau besuk, RSUD dr. Chasbullah Abdulmadjid tetap memberlakukan jadwal normal, yakni pukul 17.00–19.00 WIB.
“Jadi masyarakat Kota Bekasi tidak perlu khawatir. Selama Ramadan, jam operasional RSUD tidak mengalami perubahan,” pungkas dr. Niken.
Sebagai informasi, media sosial resmi RSUD dr. Chasbullah Abdulmadjid Kota Bekasi tergolong aktif. Apabila terdapat perubahan jadwal layanan atau pengumuman libur, masyarakat dapat dengan mudah mengakses informasi tersebut melalui kanal resmi rumah sakit.



