• Redaksi
  • Kontak Iklan
  • Tentang Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
Koran Nusantara
Advertisement
  • Home
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Artikel
  • Artis
  • Hukum & Kriminal
  • Kuliner
  • Pendidikan
  • Sports
  • Bisnis
  • Opini
No Result
View All Result
  • Home
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Artikel
  • Artis
  • Hukum & Kriminal
  • Kuliner
  • Pendidikan
  • Sports
  • Bisnis
  • Opini
No Result
View All Result
Koran Nusantara
No Result
View All Result
  • Home
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Artikel
  • Artis
  • Hukum & Kriminal
  • Kuliner
  • Pendidikan
  • Sports
  • Bisnis
  • Opini
Home Internasional

Indonesia Serukan Semua Pihak Kedepankan Dialog dan Patuhi Hukum Internasional

Putra by Putra
5 Januari 2026
in Internasional
0
Indonesia Serukan Semua Pihak Kedepankan Dialog dan Patuhi Hukum Internasional

Ket. Presiden Venezuela, Nicolas Maduro ditangkap AS. (Foto: Istimewa)

0
SHARES
16
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Korannusantara.id, Jakarta – Pemerintah Indonesia menyampaikan keprihatinan mendalam atas aksi yang terjadi di Venezuela.

Seperti diketahui, Amerika Serikat menangkap dan menahan Presiden Venezuela Nicolas Maduro beserta istrinya dalam sebuah operasi militer pada Sabtu (3/1/2026) dini hari.

Menteri Luar Negeri (Menlu), Sugiono mengatakan, tindakan tersebut berisiko menciptakan preseden berbahaya dalam hubungan internasional.

“Indonesia menyampaikan keprihatinan yang mendalam atas setiap tindakan yang melibatkan penggunaan atau ancaman kekuatan, yang berisiko menciptakan preseden berbahaya dalam hubungan internasional,” kata Sugiono melalui akun media sosialnya, Senin (5/1/2026).

Selain itu, penggunaan atau ancaman kekuatan juga dinilai dapat mengganggu stabilitas dan perdamaian kawasan, serta melemahkan prinsip kedaulatan dan diplomasi.

Menurut Sugiono, komunitas internasional harus menghormati hak dan kehendak rakyat Venezuela dalam menjalankan kedaulatan mereka, termasuk menentukan sendiri arah dan masa depan bangsa.

“Indonesia menyerukan kepada semua pihak agar mengedepankan dialog dan menahan diri,” ujar Sugiono.

“Serta mematuhi hukum internasional, termasuk prinsip-prinsip yang tertuang dalam Piagam PBB dan hukum humaniter internasional,” tambahnya.

Tak hanya itu, ia juga menekankan bahwa keselamatan warga sipil harus menjadi perhatian utama.

“Khususnya perlindungan terhadap warga sipil, yang keselamatan dan kondisinya harus tetap menjadi prioritas utama,” tandasnya.

(red)

 

228
Tags: ASMenluModuroPresidenSugionoVenezuela
Previous Post

Arus Balik Nataru 2025/2026 Capai 85 Persen, Jasa Marga Prediksi Puncak 4 Januari

Next Post

Penangkapan Presiden Venezuela Ancaman bagi Kedaulatan Negara, DPR Minta RI Tak Boleh Diam

Putra

Putra

Next Post
Penangkapan Presiden Venezuela Ancaman bagi Kedaulatan Negara, DPR Minta RI Tak Boleh Diam

Penangkapan Presiden Venezuela Ancaman bagi Kedaulatan Negara, DPR Minta RI Tak Boleh Diam

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan Ucapan Selamat

Jasa Endorse Pemberitaan KoranNusantara

  • Redaksi
  • Kontak Iklan
  • Tentang Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result
  • Home
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Artikel
  • Artis
  • Hukum & Kriminal
  • Kuliner
  • Pendidikan
  • Sports
  • Bisnis
  • Opini

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.