• Redaksi
  • Kontak Iklan
  • Tentang Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
Koran Nusantara
  • Home
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Artikel
  • Artis
  • Hukum & Kriminal
  • Kuliner
  • Pendidikan
  • Sports
  • Bisnis
  • Opini
No Result
View All Result
  • Home
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Artikel
  • Artis
  • Hukum & Kriminal
  • Kuliner
  • Pendidikan
  • Sports
  • Bisnis
  • Opini
No Result
View All Result
Koran Nusantara
No Result
View All Result
  • Home
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Artikel
  • Artis
  • Hukum & Kriminal
  • Kuliner
  • Pendidikan
  • Sports
  • Bisnis
  • Opini
Home Nasional

Arus Balik Nataru 2025/2026 Capai 85 Persen, Jasa Marga Prediksi Puncak 4 Januari

Adis by Adis
5 Januari 2026
in Nasional
0
Arus Balik Nataru 2025/2026 Capai 85 Persen, Jasa Marga Prediksi Puncak 4 Januari

Wakapolri Prof. Dr. Pol . Dedi Prasetyo dan jajaran bersama Direktur Jasa Marga Rivan pantau arus mudik Nataru 2025/2026 di JTCC Jatiasih

0
SHARES
10
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Korannusantara.id, Kota Bekasi — Direktur Utama PT Jasa Marga (Persero) Tbk, Rivan Achmad Purwantono, mengungkapkan bahwa arus balik libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026 telah mencapai 85 persen dari total proyeksi pergerakan kendaraan.

Rivan menyebutkan, hingga Kamis (2/1/2026), sebanyak 2,4 juta kendaraan tercatat telah keluar dari Jakarta melalui seluruh ruas tol yang dikelola Jasa Marga dan kelompok usahanya, dari total prediksi 2,9 juta kendaraan.

“Pergerakan kendaraan keluar Jakarta masih didominasi ke arah timur dengan porsi sekitar 47 persen, dan mayoritas merupakan perjalanan jarak jauh menuju Jawa Barat, Jawa Tengah, hingga Jawa Timur,” ujar Rivan dalam keterangan resminya di Command Center Tollroad Jasa Marga Jatiasih Jum’at, (2/01/2026).

Berdasarkan klasifikasi kendaraan, golongan I mendominasi arus lalu lintas dengan persentase 28,8 persen, disusul golongan II sebesar 23,7 persen. Secara keseluruhan, volume kendaraan keluar Jakarta mengalami peningkatan 3,1 persen dibandingkan realisasi sebelumnya dan naik 1,7 persen dibandingkan periode Nataru tahun lalu.

Rivan juga mencatat, kepadatan lalu lintas tertinggi terjadi pada 20 dan 24 Desember 2025, dengan puncak arus keluar terjadi pada 24 Desember, di mana lebih dari 200 ribu kendaraan meninggalkan Jakarta dalam satu hari.

Sementara itu, arus kendaraan yang kembali masuk ke Jakarta telah mencapai sekitar 2,3 juta kendaraan dari total proyeksi 2,8 juta kendaraan. Arus balik didominasi dari arah timur sebesar 44 persen, disusul dari arah barat sebesar 30 persen.

“Dari arah timur, mayoritas kendaraan berasal dari wilayah Jawa Barat sebesar 53 persen, sehingga masih ada sekitar 46 persen kendaraan dari Jawa Tengah dan Jawa Timur yang belum kembali ke Jakarta,” jelas Rivan.

Berdasarkan proyeksi Jasa Marga, puncak arus balik diperkirakan terjadi pada 4 Januari 2026 dengan potensi volume lalu lintas mencapai 196 ribu kendaraan. Namun, puncak tersebut berpeluang bergeser ke 3 Januari, tergantung dinamika lalu lintas di lapangan.

Untuk mengantisipasi kepadatan, Jasa Marga mengimbau masyarakat agar mempertimbangkan pulang lebih awal, yakni pada 2 atau 3 Januari 2026, guna menghindari kepadatan ekstrem. “Pada 4 Januari, volume kendaraan dipastikan lebih padat dibandingkan hari normal,” ujarnya.

Dalam pengelolaan lalu lintas, Jasa Marga bersama Polri dan Korlantas Polri terus melakukan pengaturan dan rekayasa lalu lintas, termasuk penerapan contraflow dan one way, yang disesuaikan dengan kondisi di lapangan.

Di kesempatan yang sama, Komjen Prof. Dr. Pol. Dedi Prasetyo menegaskan bahwa seluruh kebijakan pengamanan dan pengaturan lalu lintas dilakukan berdasarkan analisis data lapangan yang akurat, bukan bersifat spekulatif.

“Kami berbicara berdasarkan data. Setiap keputusan operasional diambil secara terukur, mulai dari tahap awal hingga evaluasi pelaksanaannya,” tegas Dedi.

Berdasarkan hasil Operasi Nataru, angka kecelakaan lalu lintas turun sekitar 6,3 persen, sementara fatalitas kecelakaan berhasil ditekan hingga 28,3 persen dibandingkan periode sebelumnya.

Menurut Dedi, keberhasilan ini merupakan hasil sinergi antara Polri, PT Jasa Marga, Kementerian Perhubungan, serta seluruh pemangku kepentingan. Seluruh pergerakan kendaraan, kondisi cuaca, dan situasi lalu lintas dimonitor secara real-time melalui sistem terintegrasi.

Ia menambahkan, pemanfaatan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) dalam analisis data lalu lintas menjadi kunci efektivitas pengambilan keputusan, terutama dalam penerapan rekayasa lalu lintas seperti contraflow dan one way.

“Kami memastikan seluruh sarana dan prasarana tetap siaga hingga akhir masa libur. Harapannya, Operasi Nataru dapat berjalan aman, tertib, dan lancar hingga selesai,” pungkasnya.

118
Tags: Arus Balik NataruDirut Jasa MargaKomjen Pol Dedi PrasetyoRivanWakapolri
Previous Post

Aksi Kemanusiaan, Senator Nuh Serahkan Kunci Huntara pada Korban Bencana di Kuta Cane

Next Post

Indonesia Serukan Semua Pihak Kedepankan Dialog dan Patuhi Hukum Internasional

Adis

Adis

Next Post
Indonesia Serukan Semua Pihak Kedepankan Dialog dan Patuhi Hukum Internasional

Indonesia Serukan Semua Pihak Kedepankan Dialog dan Patuhi Hukum Internasional

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Segenap Pimpinan & Staf DPRD Kota Padangsidimpuan

Segenap Pimpinan & Staf DPRD Kota Padangsidimpuan

Jasa Endorse Pemberitaan KoranNusantara

  • Redaksi
  • Kontak Iklan
  • Tentang Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result
  • Home
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Artikel
  • Artis
  • Hukum & Kriminal
  • Kuliner
  • Pendidikan
  • Sports
  • Bisnis
  • Opini

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.