• Redaksi
  • Kontak Iklan
  • Tentang Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
Koran Nusantara
  • Home
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Artikel
  • Artis
  • Hukum & Kriminal
  • Kuliner
  • Pendidikan
  • Sports
  • Bisnis
  • Opini
No Result
View All Result
  • Home
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Artikel
  • Artis
  • Hukum & Kriminal
  • Kuliner
  • Pendidikan
  • Sports
  • Bisnis
  • Opini
No Result
View All Result
Koran Nusantara
No Result
View All Result
  • Home
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Artikel
  • Artis
  • Hukum & Kriminal
  • Kuliner
  • Pendidikan
  • Sports
  • Bisnis
  • Opini
Home Daerah

Polsek Matuari Sosialisasikan Bahaya Radikalisme, Judi Online, dan Seks Bebas di SMK Negeri 6 Bitung

Redaksi by Redaksi
11 Juli 2025
in Daerah
0
Polsek Matuari Sosialisasikan Bahaya Radikalisme, Judi Online, dan Seks Bebas di SMK Negeri 6 Bitung

Ket : Kapolsek Matuari IPTU Doly Irawan

0
SHARES
7
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Korannusantara.id – Bitung, 11 Juli 2025, Dalam upaya membangun kesadaran dan memperkuat daya tangkal generasi muda terhadap berbagai ancaman sosial yang berkembang di era digital, Kepolisian Sektor (Polsek) Matuari menggelar kegiatan sosialisasi bertajuk “Anti Radikalisme, Bahaya Judi Online dan Bahaya Seks Bebas” di SMK Negeri 6 Bitung, Kelurahan Sagerat Weru Dua, Kecamatan Matuari, Kota Bitung.

Kegiatan yang dilaksanakan pada Jumat pagi pukul 08.30 WITA ini dipimpin langsung oleh Kapolsek Matuari IPTU Doly Irawan, S.Tr.K, dan diikuti oleh sejumlah personel kepolisian serta seluruh siswa dan guru SMK Negeri 6 Bitung. Turut hadir dalam kegiatan tersebut di antaranya Unit Intelkam Polsek Matuari Bripda Petra Podomi, dan Unit Reskrim Polsek Matuari Bripda Hendrikus Siregar.

Dalam pemaparannya, IPTU Doly Irawan menyampaikan materi terkait bahaya radikalisme yang semakin marak menyasar kalangan remaja melalui media sosial dan platform daring lainnya. Ia menekankan pentingnya meningkatkan kewaspadaan serta bersikap kritis terhadap setiap informasi yang diterima, terutama yang berpotensi menyesatkan dan mengarah pada tindakan ekstremisme.

“Jangan mudah terprovokasi oleh ajakan atau ideologi yang menjanjikan perubahan instan namun sesungguhnya membawa pada kehancuran. Kita harus menjaga toleransi dan kesantunan dalam pergaulan, serta fokus pada pendidikan dan pengembangan diri,” tegas IPTU Doly.

Lebih lanjut, Kapolsek juga mengingatkan agar para siswa tidak ragu untuk melaporkan jika mengetahui adanya kegiatan atau individu yang mencurigakan. “Radikalisme bisa masuk dari berbagai celah, termasuk lewat teman sebaya. Jika menemukan sesuatu yang mencurigakan, segera laporkan ke pihak sekolah atau kepolisian,” tambahnya.

Selain isu radikalisme, Kapolsek juga memberikan penyuluhan mengenai bahaya judi online dan seks bebas yang belakangan ini banyak menjerat generasi muda. Judi online, kata dia, bukan hanya melanggar hukum, tetapi juga merusak masa depan karena menumbuhkan ketergantungan finansial dan mental. Begitu pula dengan seks bebas yang berpotensi membawa dampak buruk secara fisik maupun psikologis.

Guru-guru pendamping siswa menyambut baik kegiatan ini, karena dinilai sangat relevan dan bermanfaat dalam membentengi para siswa dari pengaruh negatif lingkungan sekitar. Sementara itu, para siswa tampak antusias dan aktif dalam menyimak materi yang disampaikan serta berdiskusi langsung dengan Kapolsek.

Kegiatan sosialisasi ini berlangsung hingga pukul 10.00 WITA dan ditutup dengan sesi tanya jawab serta pesan moral dari pihak kepolisian. Seluruh rangkaian acara berjalan dengan tertib, aman, dan lancar.

Melalui kegiatan ini, Polsek Matuari berharap dapat terus menjalin sinergi dengan pihak sekolah serta masyarakat dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, sehat, dan bebas dari ancaman sosial yang merusak masa depan generasi penerus bangsa.

Kapolsek Matuari Sosialisasikan Bahaya Radikalisme, Judi Online, dan Seks Bebas di SMK Negeri 6 Bitung.

Hadir dalam kegiatan yaitu :
1. Kapolsek Matuari IPTU Doly Irawan S. Tr. K
2. Unit Intelkam Polsek Matuari Bripda Petra Podomi
3. Unit Reskrim Polsek Matuari Bripda Hendrikus Siregar
4. Guru – Guru pendamping siswa SMK Negeri 6 Bitung
5. Para siswa – siswi SMK Negeri 6 Bitung.

(MICHAEL HONTONG)

362
Tags: Bahaya JudolIPTU Doly IrawanKapolsek MatuariPolsek MatuariSeks BebasSosialisasi Anti Radikalisme
Previous Post

Pelaksanaan Musda IV DPD KNPI Kepri 2025, Hagita: Kami Menolak, Itu Ilegal dan Melanggar Hukum

Next Post

Tutup Perayaan HUT Ke-45 Dekranas, Mendagri Puji Kiprah Luar Biasa Perajin Indonesia

Redaksi

Redaksi

Satu Klik Rubah Dunia

Next Post
Tutup Perayaan HUT Ke-45 Dekranas, Mendagri Puji Kiprah Luar Biasa Perajin Indonesia

Tutup Perayaan HUT Ke-45 Dekranas, Mendagri Puji Kiprah Luar Biasa Perajin Indonesia

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Segenap Pimpinan & Staf DPRD Kota Padangsidimpuan

Segenap Pimpinan & Staf DPRD Kota Padangsidimpuan

Jasa Endorse Pemberitaan KoranNusantara

  • Redaksi
  • Kontak Iklan
  • Tentang Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result
  • Home
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Artikel
  • Artis
  • Hukum & Kriminal
  • Kuliner
  • Pendidikan
  • Sports
  • Bisnis
  • Opini

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.