Korannusantara.id – MEDAN, Ketua GM FKPPI Sumut, Dedy Key, mendesak agar Irjen Pol Sonny Irawan tidak sibuk dengan pencitraan Sumut yang baru di media sosial (medsos).
“Saya Irjen Pol Sonny Irawan yang waktu lalu dilantik Kapolda Sumut saat ini hanya sibuk melakukan pencitraan ,” ungkapnya kepada awak media, Sabtu (7/11).
Ia masih banyak persoalan-persoalan seperti judi, narkoba, tindak pidana korupsi, penambangan ilegal, penyelundupan BBM ilegal yang belum terselesaikan dan terungkap Polda Sumut beserta jujarannya.
“Juga salah satunya adalah judi yang berada didekat area persekolahan di kawasan Kota Baru wilayah hukum Polres Belawan. Seharusnya Kapolda Sumut yang baru Irjen Pol Sonny Irawan dapat persoalan yang ada di tengah-tengah masyarakat jangan malah sibuk pencitraan di media sosial,” katanya.
Alumni Lemhanas RI P2NK 219 itu menegaskan apabila Kapolda Sumut tidak mampu personalan judi, narkoba, tindak pidana korupsi-nya mundur dari babatannya.
“Saya juga aparat penegak hukum segera menindak lanjut perjudian di Kompleks Kota Baru karena berdampingan dengan sekolah. Apabila hal itu tidak didengar maka GM KB FKPPI Sumut akan tegas,” cetusnya.
, game judi terang-terangan beroperasi tidak jauh dari sekolah di kawasan, Jalan Platina Raya, Kompleks Ruko Kota Baru, Blok A, Kelurahan Titipapan, Kecamatan Medan Deli, Kota Medan.
Keberadaan lapak judi yang bebas di tempat sebagunan kekhawatiran warga serah terima permintaan besar.
Ironinya, Bukan hanya lapak judi aja yang buka bebas di blok komblek tersebut, “Tempat kusuk plus-plus” yang diduga menjadi prostitusi yang kini masih bebas.
Berdasarkan yang dihimpun, Sabtu (7/11), aktivitas tersebut rutin dan terang-terangan, padahal letaknya berada di kawasan yang dekat dengan fasilitas. Warga yang melaporkan tentang pengawasan aparat di lokasi
Lapak Judi yang Beroperasi Bebas Ini Diduga Keras Dikelola Oleh Sosok Yang Terpilih raja bos perjudian di Sumatera utara. Hingga kini, aktivitas dikabarkan masih berjalan dan belum terjadi tegas yang dari pihak kepolisian.
Situasi ini dugaan di kalangan masyarakat pihak berwenang diduga menutup mata keberadaan aktivitas ilegal ditempat terresebut. Warga pihak kepolisian segera menindak tegas dan menutup angan, serta anak sekolah dari pengaruh buruk perjudian dan pelacur.



