Korannusantara.id – PADANGSIDIMPUAN, Temuan narkotika jenis ganja di Lapas Kelas IIB Salambue kembali menjadi sorotan. DPP Himpunan Aspirasi Mahasiswa Pejuang Rakyat Tapanuli Selatan (HAMPAR TABAGSEL) menggelar aksi jilid III, Kamis (10/9/2026), mendesak aparat penegak hukum mengungkap secara menyeluruh jaringan di balik masuknya narkotika ke dalam lapas.
Dalam aksi tersebut, massa meminta aparat tidak berhenti pada penindakan terhadap pelaku lapangan. Mereka mendesak penyelidikan dikembangkan untuk mengungkap pemasok, pemodal, hingga pihak yang diduga memfasilitasi masuknya narkotika ke dalam Lapas Salambue.
“Kasus ini harus diungkap secara terang-benderang. Jangan hanya berhenti pada pelaku di lapangan,” tegas massa HAMPAR TABAGSEL.
Massa menyampaikan enam tuntutan, di antaranya meminta Kejaksaan Negeri Padangsidimpuan menangani perkara secara transparan dan profesional, mengembangkan penyelidikan terhadap dugaan jaringan narkotika, serta memproses setiap pihak yang terbukti terlibat tanpa pandang bulu.
HAMPAR TABAGSEL juga meminta aparat memeriksa mantan Kepala KPLP apabila terdapat informasi dan bukti yang relevan dalam perkara tersebut.
Selain itu, mereka mendesak Kanwil Ditjenpas Sumatera Utara melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem pengamanan dan pengawasan di Lapas Kelas IIB Salambue.
HAMPAR TABAGSEL menegaskan bahwa setiap dugaan keterlibatan pihak tertentu harus dibuktikan melalui proses hukum dan alat bukti yang sah.
Mereka menyatakan akan terus mengawal penanganan perkara tersebut. Jika proses hukum dinilai lambat atau tidak transparan, HAMPAR TABAGSEL mengancam kembali menggelar aksi dengan jumlah massa yang lebih besar.
(Indra Saputra)



