KoranNusantara.id,Bintan- RT 002/RW 008 Kelurahan Sungai Lekop, Kecamatan Bintan Timur, meluncurkan aplikasi website layanan berbasis digital bagi warga pada Kamis (3/9/2026).
Website yang diberi nama “Purwa Digital” tersebut diklaim menjadi layanan warga berbasis digital pertama yang diluncurkan dan diterapkan pada tingkat RT di Kepulauan Riau. Inovasi tersebut saat ini dimiliki dan dikembangkan oleh RT 002/RW 008 Kelurahan Sungai Lekop.
Peluncuran website yang dirangkaikan dengan kegiatan sosialisasi literasi digital kepada warga tersebut dihadiri sejumlah pihak, di antaranya Kelurahan Sungai Lekop, akademisi Universitas Maritim Raja Ali Haji (UMRAH), Forum RT/RW Kelurahan Sungai Lekop, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Bintan, Babinsa, tokoh masyarakat, serta warga RT 002/RW 008.
Lurah Sungai Lekop, Raja Risnanda Putra, S.STP. memberikan apresiasi dan menyambut baik upaya RT 002/RW 008 dalam menggagas website Purwa Digital sebagai sebuah terobosan baru untuk memberikan kemudahan layanan kepada warga.
Dalam kesempatan tersebut, Risnanda secara resmi membuka kegiatan sosialisasi dan peluncuran Purwa Digital.
“Kegiatan sosialisasi berbasis digital ini sangat bagus, khususnya untuk warga Sungai Lekop. Karena dimana era sekarang ini adalah era digital, sehingga semua akses apapun bentuknya itu diakses melalui website” Ujar Risnanda.

Lebih lanjut, Risnanda berharap program layanan berbasis digital bagi warga di tingkat RT dapat menjadi perhatian Pemerintah Kabupaten Bintan dan terus dikembangkan ke depannya.
“Mudah-mudahan kedepannya ini menajdi perhatian pemerintah Kabupaten. Kami berharap program ini dapat dikembangkan sehingga memudahkan masyarakat untuk mengakses kepengurusan kependudukan apapun bentuk pengurusan pelayanan terhadap masyarakat” ucapnya.
Di lokasi yang sama, Dosen Program Studi Magister Ilmu Pemerintahan (MIP) UMRAH, Dr. Nur Aslamaturrahmah Dwi Putri, M.Si. dalam paparan materi sosialisasinya menyampaikan pentingnya tata kelola RT berbasis digital guna membangun tata kelola pemerintahan yang transparan dan responsif.
Menurutnya, layanan warga berbasis digital pada tingkat RT yang pertama di Kepri tersebut dapat memberikan kemudahan bagi warga dalam memperoleh informasi serta mengakses berbagai kebutuhan dan urusan kependudukan.
Pernyataan yang sama diperkuat Ryan Anggria Pratama, S.Sos., M.IP., dosen Ilmu Pemerintahan FISIP UMRAH yang juga menjadi narasumber dalam kegiatan sosialisasi digital tersebut. Ia menyebutkan bahwa inovasi layanan berbasis digital bagi warga harus menerapkan prinsip pengelolaan yang tepat, yakni mudah, benar, aman, rutin, dan melibatkan warga.
Sementara itu, penggagas, inisiator sekaligus developer Purwa Digital, Edi Putra, mengatakan bahwa website layanan warga tersebut telah mulai dibangun sejak tiga tahun lalu.
Menurutnya, dampak perkembangan layanan digital tidak hanya dirasakan pada tingkat desa atau kelurahan, tetapi juga sampai pada tingkat RT/RW.
“Ide untuk membentuk website layanan bagi warga ini sebenarnya sudah kami gagas sejak tiga tahun yang lalu. Berangkat dari melihat perkembangan dan kemajuan digitalisasi hari ini yang begitu pesat, menurut kami layanan seperti ini sangatu dibutuhkan warga. Harusnya layanan seperti ini tidak hanya sampai pada tingkat desa/kelurahan saja, karena yang menerima dampak perkembangan teknologi itu sampai ditingkat RT/RW” ucap Edi yang akrab disapa Dion ini.
Website yang menyediakan 11 fitur utama dan 49 elemen sorotan tersebut menjadi salah satu daya tarik dan keunikan Purwa Digital. Menurut Edi, banyaknya fitur dan elemen yang tersedia bukan sekadar untuk menambah tampilan, melainkan telah disesuaikan dengan kebutuhan dan kondisi warga.
“Dalam Purwa Digital ini ada 11 fitur utama dan 49 elemen sorotan, ini bukan untuk gaya-gayaan. sudah kita sesuaikan dengan kebutuhand an kondisi warga. Kita berharap layanan berbasis digital pada tingkat RT ini tidak hanya dimiliki oleh kami dan hanya sampai kepada kami saja. Kami sangat senang apabila program ini dapat diterapkan keseluruh RT/RW se Kepri”. lanjutnya.
Kegiatan sosialisasi dan peluncuran website Purwa Digital kemudian diakhiri dengan penandatanganan Piagam Kesepakatan Bersama Gerakan Masyarakat Cerdas Informasi Digital. Piagam tersebut ditandatangani oleh perwakilan pihak-pihak yang hadir dalam kegiatan tersebut.(*)
RED



