Korannusantara.id – Padangsidimpuan, 19 Agustus 2026, Program Studi Pendidikan Vokasional Desain Fashion Universitas Aufa Royhan menyelenggarakan Gelar Cipta Karya Mahasiswa dengan mengusung tema “Ragam Wastra, Satu Indonesia”, Rabu, 19 Agustus 2026, bertempat di Aula Universitas Aufa Royhan. Kegiatan ini menjadi ruang akademik bagi mahasiswa untuk menampilkan kreativitas, inovasi, serta kemampuan dalam mengembangkan kekayaan wastra Nusantara ke dalam karya fashion yang memiliki nilai estetika dan budaya.
Gelar Cipta Karya tersebut menghadirkan beragam karya busana yang merepresentasikan kekayaan tekstil tradisional Indonesia. Melalui eksplorasi material, motif, teknik pengolahan, hingga pengembangan desain, mahasiswa berupaya menerjemahkan keberagaman wastra Indonesia ke dalam bentuk karya fashion yang relevan dengan perkembangan industri kreatif saat ini.
Tema“Ragam Wastra, Satu Indonesia” merefleksikan keberagaman budaya Indonesia yang diwujudkan melalui karya busana. Setiap karya tidak hanya menonjolkan aspek visual, tetapi juga mengandung gagasan mengenai identitas, kearifan lokal, keberlanjutan budaya, serta inovasi dalam pengembangan fashion berbasis kekayaan daerah.
Dalam perspektif akademik, kegiatan ini menjadi bagian penting dari proses pembelajaran mahasiswa Pendidikan Vokasional Desain Fashion. Mahasiswa dituntut untuk mampu mengintegrasikan pengetahuan konseptual dengan keterampilan praktis, mulai dari proses riset sumber ide, penyusunan konsep desain, pemilihan material, teknik konstruksi busana, hingga menghasilkan produk fashion yang memiliki karakter dan nilai artistik.
Gelar Cipta Karya juga memperlihatkan bahwa wastra Nusantara memiliki potensi yang luas untuk dikembangkan menjadi produk fashion kontemporer. Kreativitas mahasiswa menjadi salah satu bentuk upaya regenerasi dalam menjaga eksistensi wastra sekaligus memperkenalkannya kepada generasi muda melalui pendekatan desain yang inovatif dan adaptif terhadap dinamika industri mode.
Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa memperoleh pengalaman dalam mempresentasikan karya secara profesional sekaligus membangun apresiasi terhadap keberagaman budaya Indonesia. Proses penciptaan karya diharapkan mampu membentuk lulusan yang tidak hanya kompeten secara teknis, tetapi juga memiliki sensitivitas terhadap nilai budaya dan mampu mengembangkan potensi lokal menjadi gagasan kreatif yang bernilai ekonomi.
Gelar Cipta Karya Mahasiswa bertema“Ragam Wastra, Satu Indonesia”pada akhirnya menjadi representasi semangat akademik Universitas Aufa Royhan dalam mendorong kreativitas, inovasi, dan pelestarian budaya melalui pendidikan. Kegiatan ini sekaligus menegaskan bahwa keberagaman wastra Nusantara dapat menjadi sumber inspirasi yang berkelanjutan dalam pengembangan pendidikan dan industri fashion Indonesia.
(Ronald Harahap)




