• Redaksi
  • Kontak Iklan
  • Tentang Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
Koran Nusantara
  • Redaksi
  • Kontak Iklan
  • Tentang Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
No Result
View All Result
  • Redaksi
  • Kontak Iklan
  • Tentang Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
No Result
View All Result
Koran Nusantara
No Result
View All Result
  • Home
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Artikel
  • Artis
  • Hukum & Kriminal
  • Kuliner
  • Pendidikan
  • Sports
  • Bisnis
  • Opini
Home Daerah

Universitas Aufa Royhan Isi Kemerdekaan dengan Ilmu dan Pengabdian: Unggul Kompetitif Berkarakter MARTABE

Redaksi by Redaksi
17 Agustus 2026
in Daerah, Pendidikan
0
Universitas Aufa Royhan Isi Kemerdekaan dengan Ilmu dan Pengabdian: Unggul Kompetitif Berkarakter MARTABE
0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Korannusantara.id – Padangsidimpuan, 17 Agustus 2026, Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia menjadi momentum bagi Universitas Aufa Royhan (UNAR) untuk meneguhkan kembali komitmennya dalam mengisi kemerdekaan melalui pendidikan, penelitian, inovasi, dan pengabdian kepada masyarakat.

Dalam naskah pidato Rektor Universitas Aufa Royhan pada peringatan HUT ke-81 RI, Assoc. Prof. Dr. Anto, SKM., M.Kes., MM., menegaskan bahwa kemerdekaan tidak cukup hanya diperingati, tetapi harus diisi dengan karya yang memberikan manfaat. “Kemerdekaan harus diisi. Kemerdekaan harus dikerjakan. Kemerdekaan harus menghasilkan kebermanfaatan,” tegasnya.

Mengusung tema nasional “Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur”, UNAR menempatkan dunia pendidikan sebagai bagian penting dalam mewujudkan cita-cita tersebut. Menurut Rektor, Indonesia yang berdaulat membutuhkan sumber daya manusia yang menguasai ilmu pengetahuan, sementara Indonesia yang adil dan makmur membutuhkan manusia yang berintegritas, produktif, inovatif, kompetitif, serta memiliki kepedulian sosial.

Semangat tersebut selaras dengan jati diri Universitas Aufa Royhan, yakni “Unggul, Kompetitif, Berkarakter MARTABE: Dari Huta untuk Indonesia.” Rektor menekankan bahwa MARTABE atau Marsipature Hutana Be bukan sekadar slogan, melainkan filosofi dan karakter untuk memperbaiki, membangun, serta memelihara kampung halaman.

Bagi UNAR, makna huta tidak hanya sebatas tempat asal, tetapi juga masyarakat dan daerah yang telah membesarkan seseorang. Karena itu, ilmu yang diperoleh melalui pendidikan harus kembali memberikan manfaat kepada masyarakat. “Ilmu harus pulang menjadi pengabdian,” menjadi salah satu pesan kuat Rektor dalam pidatonya.

Di tengah perkembangan kecerdasan buatan, digitalisasi, perubahan dunia kerja, dan kompetisi global, Rektor juga mengajak mahasiswa UNAR untuk tidak berhenti pada kepemilikan ijazah. Mahasiswa dituntut memiliki kompetensi, kreativitas, literasi teknologi, kemampuan berkomunikasi, kepemimpinan, kemampuan beradaptasi, serta keberanian berinovasi. Namun, daya saing tersebut harus tetap berpijak pada kepedulian terhadap daerah dan masyarakat.

Lebih jauh, semangat kemerdekaan generasi muda saat ini diarahkan pada perjuangan melalui ilmu dan karakter. Rektor menyampaikan bahwa perjuangan generasi sekarang adalah “melawan kebodohan dengan ilmu, melawan ketertinggalan dengan inovasi, melawan informasi palsu dengan literasi, melawan ketidakjujuran dengan integritas, dan melawan ketidakpedulian dengan pengabdian.”

UNAR juga menegaskan peran perguruan tinggi agar tidak menjadi menara yang terpisah dari masyarakat. Pendidikan harus melahirkan manusia unggul, penelitian harus menghasilkan solusi, dan pengabdian kepada masyarakat harus menjadi wujud nyata karakter MARTABE. Berbagai persoalan kesehatan, pendidikan, ekonomi, sosial, teknologi, dan pemberdayaan daerah diharapkan menjadi ruang bagi ilmu pengetahuan untuk bekerja dan memberikan dampak nyata.

Pada momentum HUT ke-81 RI, Rektor mengajak seluruh keluarga besar Universitas Aufa Royhan memperbarui komitmen bersama: “Unggul dalam ilmu. Kompetitif dalam karya. Berkarakter MARTABE dalam pengabdian.” Semangat tersebut dimulai dari diri sendiri, kampus, masyarakat sekitar, hingga huta sebagai bagian dari Indonesia.

Dari Padangsidimpuan, Universitas Aufa Royhan meneguhkan semangat untuk terus berkarya bagi Sumatera Utara dan mengabdi untuk Indonesia. “Mari kita kibarkan Merah Putih bukan hanya di halaman kampus, tetapi juga dalam hati, integritas, karya, dan pengabdian kita,” pesan Rektor.

Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI akhirnya bukan sekadar seremoni bagi sivitas akademika UNAR, tetapi menjadi pengingat bahwa pendidikan memiliki tanggung jawab besar dalam membangun masa depan bangsa. Universitas Aufa Royhan: Unggul, Kompetitif, Berkarakter MARTABE Marsipature Hutana Be, Dari Huta untuk Indonesia.

 

(Ronald Harahap)

Views: 197
Tags: Ilmu dan PengabdianIsi KemerdekaanUnggul Kompetitif Berkarakter MARTABEUniversitas Aufa Royhan
Previous Post

Pelatihan Kasgot di Desa Tales Buka Peluang Baru bagi Pertanian dan Peternakan Berbasis Organik

Next Post

Hampir 3 Tahun Tertahan Dua Laporan Sengketa Lahan di Barombong Gowa Belum Selesai Warga Minta Intervensi Kapolri

Redaksi

Redaksi

Satu Klik Rubah Dunia

Next Post
Hampir 3 Tahun Tertahan Dua Laporan Sengketa Lahan di Barombong Gowa Belum Selesai Warga Minta Intervensi Kapolri

Hampir 3 Tahun Tertahan Dua Laporan Sengketa Lahan di Barombong Gowa Belum Selesai Warga Minta Intervensi Kapolri

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Segenap Pimpinan & Staf DPRD Kota Padangsidimpuan

Segenap Pimpinan & Staf DPRD Kota Padangsidimpuan

Jasa Endorse Pemberitaan KoranNusantara

  • Redaksi
  • Kontak Iklan
  • Tentang Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result
  • Redaksi
  • Kontak Iklan
  • Tentang Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.