• Redaksi
  • Kontak Iklan
  • Tentang Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
Koran Nusantara
  • Redaksi
  • Kontak Iklan
  • Tentang Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
No Result
View All Result
  • Redaksi
  • Kontak Iklan
  • Tentang Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
No Result
View All Result
Koran Nusantara
No Result
View All Result
  • Home
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Artikel
  • Artis
  • Hukum & Kriminal
  • Kuliner
  • Pendidikan
  • Sports
  • Bisnis
  • Opini
Home Daerah

Demo Jilid II di Mabes Polri Desak Usut Dugaan PETI Panabari

Redaksi by Redaksi
14 Agustus 2026
in Daerah
0
Demo Jilid II di Mabes Polri Desak Usut Dugaan PETI Panabari
0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Korannusantara.id – JAKARTA, Aliansi Mahasiswa Pemuda Pemantau Kebijakan Pemerintah (AMP2K) kembali menggelar aksi demonstrasi Jilid II di Mabes Polri, Jakarta, mendesak Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo mengusut dugaan aktivitas Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di kawasan Sungai Batang Gadis, Panabari, Tapanuli Selatan, Sumatera Utara.13 Agustus 2026

Koordinator aksi AMP2K, Noprianda Rhamadan Nasution, meminta aparat tidak hanya menindak pekerja lapangan, tetapi juga menelusuri pihak yang diduga menjadi pemodal, pengelola, maupun fasilitator aktivitas tambang ilegal.

“Kami meminta Kapolri segera mengambil tindakan tegas terhadap aktivitas tambang ilegal di wilayah Sungai Batang Gadis, Panabari,” ujar Noprianda.

AMP2K mengingatkan bahwa Polda Sumatera Utara sebelumnya telah melakukan penindakan di kawasan tersebut pada Maret 2026 dengan mengamankan 12 ekskavator dan 17 orang. Dua orang kemudian ditetapkan sebagai tersangka.

Dalam aksi tersebut, AMP2K juga meminta Kapolri memanggil dan memeriksa Kepala Desa Beringin Jaya, Mandailing Natal, berinisial A-S, yang disebut massa diduga memiliki keterkaitan dengan aktivitas PETI di kawasan perbatasan Tapanuli Selatan dan Mandailing Natal.

“Karena kami nilai dan kami duga, serta berdasarkan informasi yang kami terima, oknum kepala desa ini diduga sering terlibat dalam aktivitas PETI,” kata Noprianda.

AMP2K menegaskan dugaan tersebut masih perlu dibuktikan melalui pemeriksaan dan alat bukti yang sah. Mereka menyerahkan sepenuhnya proses pembuktian kepada aparat penegak hukum.

Selain itu, AMP2K mendesak evaluasi terhadap Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol Whisnu Hermawan Februanto, Kapolres Tapanuli Selatan AKBP Anton Santoso, dan Kapolres Mandailing Natal AKBP Bagus Priandy terkait penanganan persoalan PETI.

AMP2K menyatakan akan terus mengawal kasus tersebut dan mempertimbangkan aksi Jilid III apabila dinilai belum ada langkah penegakan hukum yang memadai.

Views: 181
Tags: Demo di Mabes PolriEvaluasi KapolriKapolres MadinaPertambangan Emas Tanpa IzinPeti PanabariTambang Ilegal Madina
Previous Post

Jembatan Merah Putih Presisi Diresmikan Presiden, Brimob PMJ Tuntaskan Pembangunan di 5 Titik

Next Post

Dr. Handi Risza Soroti Independensi BI di Tengah Dinamika Politik

Redaksi

Redaksi

Satu Klik Rubah Dunia

Next Post
Dr. Handi Risza Soroti Independensi BI di Tengah Dinamika Politik

Dr. Handi Risza Soroti Independensi BI di Tengah Dinamika Politik

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Segenap Pimpinan & Staf DPRD Kota Padangsidimpuan

Segenap Pimpinan & Staf DPRD Kota Padangsidimpuan

Jasa Endorse Pemberitaan KoranNusantara

  • Redaksi
  • Kontak Iklan
  • Tentang Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result
  • Redaksi
  • Kontak Iklan
  • Tentang Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.