Korannusantara.id – Jakarta, Fiktor Harefa, petugas security yang viral usai insiden di Bundaran HI, menyampaikan bahwa persoalan antara dirinya dengan tiga orang oknum polisi jawa barat yang diduga melakukan intimidasi telah diselesaikan secara kekeluargaan.
Melalui pernyataannya, Fiktor mengungkapkan bahwa ketiga orang tersebut telah mengakui kesalahan dan menyampaikan permintaan maaf secara langsung. Ia mengaku menerima permintaan maaf tersebut dan merasa puas dengan itikad baik yang ditunjukkan.
“Dengan ini tidak ada lagi dendam yang tersimpan di hati. Kami telah menyelesaikan persoalan ini secara kekeluargaan,” ujar Fiktor.
Meski demikian, Fiktor menjelaskan bahwa proses terkait dugaan pelanggaran etik masih ditangani oleh Propam/Paminal Polda Jawa Barat, sementara dugaan pelanggaran lalu lintas diproses oleh Direktorat Lalu Lintas Polda Jawa Barat sesuai kewenangannya.



