Korannusantara.id – Padangsidimpuan, minggu 12 / 7 / 2026, Dinamika politik di lingkungan Pemerintah Kota Padangsidimpuan kembali menjadi perhatian publik. Munculnya berbagai spekulasi mengenai dugaan hubungan yang kurang harmonis antara Wali Kota Padangsidimpuan dengan Wakil Wali Kota Padangsidimpuan memunculkan beragam tanggapan dari berbagai elemen masyarakat.
Menanggapi isu tersebut, Ketua Umum Pimpinan Pusat Garda AMPUH (PP GARDA AMPUH), Indra Saputra, menyampaikan bahwa apabila dugaan tersebut benar adanya, maka kondisi tersebut berpotensi mengganggu efektivitas jalannya roda pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat.
“Rakyat memilih kepala daerah dan wakil kepala daerah sebagai satu pasangan untuk bekerja bersama, bukan berjalan sendiri-sendiri. Jika benar terjadi ketidakharmonisan atau yang disebut masyarakat sebagai ‘perang dingin’, maka yang paling dirugikan adalah masyarakat karena pembangunan dan pelayanan publik dapat terdampak,” ujar Indra Saputra.
Menurutnya, kepentingan masyarakat harus ditempatkan di atas kepentingan politik maupun perbedaan pandangan pribadi. Pemerintah daerah membutuhkan komunikasi yang baik, koordinasi yang kuat, serta sinergi antara seluruh unsur pimpinan agar setiap program pembangunan dapat berjalan secara efektif.
Indra Saputra juga mengingatkan bahwa jabatan kepala daerah merupakan amanah rakyat yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab, sehingga segala bentuk perbedaan seharusnya dapat diselesaikan melalui komunikasi dan musyawarah demi menjaga stabilitas pemerintahan.
PP GARDA AMPUH berharap seluruh jajaran Pemerintah Kota Padangsidimpuan tetap menjaga soliditas, profesionalisme, serta mengedepankan kepentingan masyarakat dalam setiap pengambilan kebijakan.
(Red)



