Korannusantara.id – Labuhanbatu Utara, Sebuah video yang memperlihatkan seorang ibu lanjut usia menggerebek lokasi yang diduga menjadi tempat peredaran narkotika di Kabupaten Labuhanbatu Utara, Sumatera Utara, viral di media sosial dan menjadi perhatian publik.
Dalam video tersebut, ibu itu menyampaikan kekecewaannya terhadap penegakan hukum. Ia menilai tidak mungkin aparat tidak mengetahui keberadaan lokasi yang diduga menjadi tempat aktivitas peredaran narkotika tersebut.
“Gak mungkin polisi gak mencium dan gak tahu tempat ini,” ucapnya dalam video yang beredar.
Berdasarkan informasi yang beredar, lokasi tersebut disebut berada tidak jauh dari kantor kepolisian setempat. Video tersebut pun memicu beragam tanggapan dari masyarakat yang berharap adanya langkah tegas dari aparat dalam memberantas peredaran narkotika.
Menanggapi video viral tersebut, Kepala BNNK Labuhanbatu Utara Muhammad Hendro, SKM, M.Kes. memberikan keterangan kepada redaksi KoranNusantara.id. Ia menjelaskan bahwa BNNK Labuhanbatu Utara bersama Polres telah melakukan penyisiran di lokasi yang dimaksud. Namun, saat petugas tiba, lokasi tersebut sudah dalam keadaan kosong.
Selanjutnya, penyisiran juga dilakukan bersama BNN Provinsi Sumatera Utara. Hasilnya, petugas kembali tidak menemukan adanya aktivitas di lokasi tersebut karena kondisinya telah kosong.
Kepala BNNK Hendro juga menyampaikan kepada redaksi KoranNusantara.id:
“Saat ini BNNK Labura terus melakukan kampanye tentang Bahaya Narkotika ke seluruh lapisan masyarakat dan melakukan rehabilitasi terhadap pengguna, terkait dengan peredaran narkotika. Kita dari BNNK Labura akan terus berkoordinasi dengan seluruh unsur terkait yang ada di Labuhanbatu Utara. Pengaduan masyarakat yang masuk kita lakukan pemetaan dan pengumpulan data yang dikompulir dan dikoordinasikan untuk dilakukan tindak lanjut dari pengaduan tersebut.” ucap Hendro Kepala BNNK Labura



