Korannusantara.id – Sibolga, Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Aek Parombunan 2, Sibolga Selatan, Sumatera Utara, menyampaikan permintaan maaf usai viral dugaan pelanggaran etik yang menyeret namanya.
Dalam video klarifikasi yang diunggah melalui media sosial pribadinya, Abri mengakui sosok dalam video yang beredar adalah dirinya. Ia juga meminta maaf kepada masyarakat serta instansi tempatnya bertugas.
Abri mengaku telah mendapat teguran dari pimpinan dan berjanji tidak akan mengulangi perbuatannya.
Kasus tersebut sebelumnya ramai diperbincangkan setelah beredar video yang diduga memperlihatkan Abri bermain judi online saat jam operasional dapur Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Selain dugaan bermain judi online, oknum tersebut juga diduga membawa seorang perempuan ke kamar dinas atau area dapur SPPG pada 21 Maret 2026.
Seorang relawan SPPG mengaku melihat perempuan tersebut berada di dalam kamar sejak pagi hingga sore hari saat dirinya bertugas di lokasi.
Warga sekitar mengaku resah karena tindakan tersebut dinilai tidak pantas dilakukan oleh seorang pejabat pelayanan publik dan dianggap mencoreng nama Badan Gizi Nasional.
Mitra SPPG setempat menyebut laporan terkait dugaan pelanggaran itu telah disampaikan kepada pihak Badan Gizi Nasional sejak awal April 2026.



