Korannusantara.id – Sumatera Utara, Ketua Umum DPW Sumatera
RKN Baginda Indonesia – Rumah Kebangsaan Barisan Muda Gibran Indonesia ” Kami mengecam keras terjadinya pemadaman listrik yang berlangsung hingga hampir 24 jam di sejumlah wilayah di Sumatera Utara, Sumatera Barat, Jambi, dan Aceh. Sabtu , 23 Mei 2026
Kondisi diperparah dengan listrik yang hidup-mati tanpa kepastian jadwal serta minimnya sosialisasi dari pihak PLN kepada masyarakat.
Pemadaman tersebut telah menimbulkan keresahan publik dan melumpuhkan berbagai aktivitas masyarakat. Dampaknya dirasakan langsung pada sektor ekonomi, pelayanan publik, dunia usaha, pendidikan, hingga mengganggu kesehatan dan keamanan warga.
Kami menilai kondisi ini merupakan bentuk kelalaian serius yang tidak dapat dianggap sebagai persoalan biasa.
Kami mendesak pihak berwenang untuk segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem kelistrikan di wilayah Sumatera, melakukan perbaikan total, serta memastikan keandalan pasokan listrik agar kejadian serupa tidak kembali terulang.
Pelayanan dasar kepada masyarakat merupakan tanggung jawab negara yang tidak dapat ditawar.
Kami juga meminta perhatian dan atensi langsung dari Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, agar memerintahkan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral, Bahlil Lahadalia, untuk segera mengevaluasi kinerja Direktur Utama PLN beserta jajaran pimpinan PLN di wilayah terdampak yang dinilai gagal memberikan kepastian pelayanan kepada masyarakat.
Negara tidak boleh kalah oleh buruknya tata kelola pelayanan publik. Rakyat membutuhkan kepastian, bukan sekadar alasan.
Hidup rakyat Indonesia.
Pelayanan publik adalah hak masyarakat, bukan sekadar janji.



