• Redaksi
  • Kontak Iklan
  • Tentang Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
Koran Nusantara
  • Home
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Artikel
  • Artis
  • Hukum & Kriminal
  • Kuliner
  • Pendidikan
  • Sports
  • Bisnis
  • Opini
No Result
View All Result
  • Home
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Artikel
  • Artis
  • Hukum & Kriminal
  • Kuliner
  • Pendidikan
  • Sports
  • Bisnis
  • Opini
No Result
View All Result
Koran Nusantara
No Result
View All Result
  • Home
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Artikel
  • Artis
  • Hukum & Kriminal
  • Kuliner
  • Pendidikan
  • Sports
  • Bisnis
  • Opini
Home Nasional

Momentum 28 Tahun Reformasi, Prof. Yuddy : Launching Buku “Jalan Terjal Menuju Indonesia Adil dan Makmur”

Redaksi by Redaksi
21 Mei 2026
in Nasional
0
Momentum 28 Tahun Reformasi, Prof. Yuddy : Launching Buku “Jalan Terjal Menuju Indonesia Adil dan Makmur”

Ket : Momentum 28 Tahun Reformasi, Prof. Yuddy : Launching Buku “Jalan Terjal Menuju Indonesia Adil dan Makmur”

0
SHARES
9
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Korannusantara.id – Cirebon, 21 Mei 2026, Momentum peringatan 28 Tahun Reformasi Indonesia dimaknai sebagai ruang refleksi kritis terhadap perjalanan demokrasi, hukum, ekonomi, dan arah pembangunan nasional.

Dalam semangat tersebut, Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) Orda Kabupaten Cirebon menggelar kegiatan bertajuk “Refleksi 28 Tahun Reformasi Indonesia” yang dirangkaikan dengan launching buku Jalan Terjal Menuju Indonesia Adil dan Makmur, Kamis (21/5/2026), di Convention Cyber lantai 8 Universitas Islam Negeri Siber Syekh Nurjati Cirebon.

Kegiatan tersebut dihadiri sekitar 140 peserta yang terdiri dari akademisi, organisasi pemuda, organisasi kemasyarakatan, tokoh masyarakat, tokoh agama, hingga unsur pemerintahan Kota dan Kabupaten Cirebon.

Launching buku Jalan Terjal Menuju Indonesia Adil dan Makmur menjadi agenda utama dalam kegiatan ini. Buku tersebut ditulis oleh Prof. Dr. Adang Djumhur S. dan Prof. Dr. Yuddy Chrisnandi sebagai refleksi akademik sekaligus kritik konstruktif terhadap perjalanan Reformasi Indonesia selama 28 tahun.

Dalam paparannya, Prof. Yuddy Chrisnandi menyampaikan evaluasi kritis mengenai perjalanan Reformasi Indonesia berdasarkan data ekonomi, politik, dan pembangunan nasional. Ia menjelaskan bahwa Indonesia memang mengalami kemajuan ekonomi signifikan sejak krisis 1998.

Menurutnya, Produk Domestik Bruto Indonesia meningkat dari sekitar USD 95 miliar pada tahun 1998 menjadi sekitar USD 1,47 triliun pada tahun 2025. Sementara pendapatan per kapita meningkat dari USD 465 menjadi sekitar USD 5.083. Indonesia juga berhasil menjadi ekonomi terbesar ke-16 dunia dan bagian penting dalam kelompok G20.

Namun demikian, Prof. Yuddy menilai capaian pertumbuhan ekonomi tersebut belum sepenuhnya diikuti oleh pemerataan kesejahteraan dan penguatan kualitas demokrasi. Ketimpangan sosial masih terlihat dari Koefisien Gini Indonesia yang berada di kisaran 0,375, sementara Indeks Persepsi Korupsi Indonesia masih berada pada angka 34 dan menempatkan Indonesia pada peringkat 109 dunia.

Ia juga menyoroti berbagai tantangan Reformasi yang masih dihadapi Indonesia saat ini, di antaranya melemahnya supremasi hukum, menguatnya oligarki politik, praktik politik dinasti, serta semakin besarnya pengaruh kekuatan modal dalam proses demokrasi.

Menurut Prof. Yuddy, Reformasi tidak boleh hanya berhenti pada perubahan prosedural politik semata, tetapi harus mampu menghadirkan demokrasi substantif yang berpihak pada kepentingan rakyat, menjamin keadilan hukum, dan memperluas akses kesejahteraan masyarakat secara merata.

“Pertumbuhan ekonomi tanpa keadilan sosial hanya akan melahirkan kesenjangan baru. Reformasi harus dikembalikan pada semangat awalnya, yaitu membangun negara yang bersih, demokratis, dan berpihak kepada rakyat,” tegas Prof. Yuddy.

Sementara itu, Ketua ICMI Orda Kabupaten Cirebon, dr. Asad, menyampaikan bahwa kegiatan refleksi Reformasi ini diharapkan menjadi ruang dialog intelektual untuk menghadirkan gagasan strategis bagi masa depan Indonesia.

Menurutnya, Reformasi harus terus dikawal agar tetap berada pada cita-cita awalnya, yakni menghadirkan keadilan sosial, pemerintahan yang bersih, serta kesejahteraan yang merata bagi seluruh rakyat Indonesia.

Melalui kegiatan ini, ICMI Orda Kota dan Kabupaten Cirebon berharap semangat Reformasi tetap hidup sebagai kekuatan moral bangsa dalam menjaga demokrasi, memperkuat supremasi hukum, dan mewujudkan Indonesia yang lebih adil, makmur, serta bermartabat.

85
Tags: CirebonICMILaunching BukuMomentum 28 Tahun ReformasiProf Yuddy Chrisnandi
Previous Post

Pembatalan Sepihak Hotel Naraya Acara Peringatan 28 Tahun Reformasi Dinilai Bentuk Pembungkaman Demokrasi

Next Post

Sukadi Warga Silangkitang Kini Dirawat di RSUD Kotapinang Usai Didampingi Dinsos Labusel

Redaksi

Redaksi

Satu Klik Rubah Dunia

Next Post
Sukadi Warga Silangkitang Kini Dirawat di RSUD Kotapinang Usai Didampingi Dinsos Labusel

Sukadi Warga Silangkitang Kini Dirawat di RSUD Kotapinang Usai Didampingi Dinsos Labusel

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan Ucapan Selamat

Jasa Endorse Pemberitaan KoranNusantara

  • Redaksi
  • Kontak Iklan
  • Tentang Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result
  • Home
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Artikel
  • Artis
  • Hukum & Kriminal
  • Kuliner
  • Pendidikan
  • Sports
  • Bisnis
  • Opini

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.