Jakarta — Prosesi wisuda doktoral Hj. Oktasari Sabil di Management and Science University (MSU) Malaysia menjadi perhatian publik. Dalam momen tersebut, ijazah doktor Oktasari diserahkan langsung oleh Raja Kedah pada acara wisuda yang digelar Minggu (18/5/2026).
Oktasari resmi meraih gelar doktor (S3) bidang Manajemen setelah menyelesaikan penelitian mengenai strategi komunikasi politik Partai Gerindra menjelang pemilu. Disertasinya berjudul “Influence of Public Service Determinants on the Political Communication Strategies of the Gerindra Party in East Jakarta: Mediating Role of Voter Attention to Elections.”
Penelitian tersebut membahas pengaruh pelayanan publik terhadap strategi komunikasi politik Partai Gerindra dengan perhatian pemilih sebagai variabel mediasi. Kajian itu juga menyoroti pentingnya pendekatan sosial dan pelayanan publik dalam meningkatkan keterlibatan masyarakat terhadap proses demokrasi.
Tak hanya menyelesaikan disertasi doktoral, Oktasari juga menerbitkan jurnal ilmiah bereputasi internasional Scopus Q1 berjudul “Unpacking Political Communication in the Gerindra Party: The Roles of Economic and Social Support Through SMART-PLS Analysis.”
Jurnal tersebut mengulas pola komunikasi politik Partai Gerindra melalui pendekatan dukungan ekonomi dan sosial menggunakan metode analisis SMART-PLS. Kajian itu dinilai relevan dalam membaca dinamika politik modern, terutama dalam membangun hubungan partai politik dengan masyarakat berbasis kebutuhan sosial.
Atas capaian akademiknya, Oktasari memperoleh penilaian akademik dengan predikat A–B+ dari tim penguji internasional di MSU Malaysia.
Dalam keterangannya, Oktasari berharap penelitian yang dilakukan dapat memberikan kontribusi terhadap pengembangan komunikasi politik dan kualitas demokrasi di Indonesia.
“Harapannya ilmu dan penelitian ini dapat memberikan manfaat nyata bagi pengembangan komunikasi politik yang lebih efektif dan berdampak bagi masyarakat,” ujarnya.
Selain aktif di dunia akademik, Oktasari dikenal sebagai CEO Indonesia Raya Academy serta Ketua Emud (Emak Muda) Relawan Prabowo. Selama ini ia aktif menjalankan program pengembangan sumber daya manusia, pendidikan kepemimpinan, hingga pemberdayaan perempuan dan generasi muda.
Keberhasilan meraih gelar doktor dari kampus internasional tersebut diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi generasi muda Indonesia untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan, riset, dan kontribusi terhadap pembangunan nasional.



