Korannusantara.id – Labusel, Masyarakat Dusun Bunut Pekan, Desa Bunut, Kecamatan Torgamba, Kabupaten Labuhanbatu Selatan kini bisa bernapas lega. Jembatan Merah Putih Presisi yang selama ini dinantikan akhirnya rampung dan resmi diresmikan langsung oleh Kapolres Labuhanbatu Selatan, AKBP Aditya S. P. Sembiring, Senin (18/5/2026).
Peresmian berlangsung penuh kehangatan dan kebersamaan. Turut hadir Wakil Bupati Labuhanbatu Selatan Syahdian Purba Siboro, Camat Torgamba Boy Gusman Aidil Salam, Manager PT Asam Jawa H. Ibnu Sahid, Humas PT Asam Jawa Pramadiansyah, Kabag PU PT Asam Jawa Ahmad Widodo, Pj Kepala Desa Bunut Agus Perdamean Panjaitan, tokoh masyarakat, tokoh agama, serta warga Desa Bunut.
Bagi masyarakat, jembatan ini bukan sekadar sarana penghubung. Selama bertahun-tahun, warga mengalami kesulitan melintas, terutama saat musim hujan dan ketika kendaraan pengangkut sawit melintasi jalur tersebut. Kini, akses menuju kebun, sekolah, hingga pusat perekonomian menjadi jauh lebih aman dan lancar.
Pj Kepala Desa Bunut, Agus Perdamean Panjaitan, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah membantu pembangunan maupun perbaikan jembatan tersebut. Menurutnya, kehadiran Jembatan Merah Putih Presisi membawa harapan baru bagi masyarakat Desa Bunut.
Wakil Bupati Labuhanbatu Selatan, Syahdian Purba Siboro, turut mengapresiasi langkah nyata Polres Labuhanbatu Selatan bersama perusahaan dan masyarakat yang bergotong royong menghadirkan pembangunan yang manfaatnya langsung dirasakan warga.
“Jembatan ini bukan hanya penghubung jalan, tetapi juga penghubung harapan dan peningkatan ekonomi masyarakat. Pemerintah daerah sangat mendukung kegiatan seperti ini karena manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat,” ujarnya.
Sementara itu, Kapolres Labuhanbatu Selatan, AKBP Aditya S. P. Sembiring, menegaskan bahwa pembangunan Jembatan Merah Putih Presisi merupakan bentuk nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat, bukan hanya menjaga keamanan, tetapi juga hadir membawa manfaat sosial.
Menurutnya, semangat Presisi harus diwujudkan melalui tindakan nyata yang berdampak langsung bagi masyarakat.
“Kami ingin Polri hadir bukan hanya saat ada persoalan hukum, tetapi juga hadir membawa manfaat dan solusi bagi masyarakat. Jembatan ini menjadi simbol kebersamaan antara Kepolisian, pemerintah, perusahaan dan masyarakat,” ungkapnya.
Dukungan juga datang dari Manager PT Asam Jawa, H. Ibnu Sahid, yang menegaskan komitmen perusahaan untuk terus mendukung kegiatan sosial dan pembangunan yang bermanfaat bagi masyarakat sekitar.
Suasana haru dan bahagia terlihat dari antusias warga yang hadir dalam peresmian tersebut. Tokoh masyarakat Mustakim Siregar mengaku bersyukur karena kini masyarakat tidak lagi kesulitan melintas seperti sebelumnya.
“Sekarang akses sudah jauh lebih baik dan aman. Terima kasih kepada Bapak Kapolres dan semua pihak yang peduli kepada masyarakat kecil,” ucapnya penuh haru.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pengguntingan pita dan peninjauan jembatan bersama unsur Forkopimda, tokoh masyarakat, dan warga Desa Bunut.



