Korannusantara.id – Riau, Beredarnya proposal kegiatan yang mencatut logo BEM SI menuai kecaman dari Koordinator Daerah (Korda) BEM SI Riau, Ahmad Adnan. Ia mengaku tidak mengetahui sama sekali terkait proposal tersebut dan mempertanyakan pihak yang berani menggunakan logo BEM SI tanpa izin.
Ahmad Adnan menegaskan, BEM SI selama ini dikenal sebagai wadah perjuangan dan pergerakan mahasiswa, bukan organisasi yang digunakan untuk kepentingan pribadi maupun kelompok tertentu. Senin, 11 Mei 2026
“Kami menduga adanya surat atau proposal permintaan bantuan kegiatan yang membawa logo BEM SI. Selama ini BEM SI bergerak dalam perjuangan mahasiswa, bukan untuk kepentingan kelompok tertentu. Saya tidak terima jika logo BEM SI digunakan untuk mengambil keuntungan pribadi ataupun kelompok,” ujar Adnan.
Ia juga menilai, permintaan bantuan kegiatan yang mengatasnamakan BEM SI tidak sejalan dengan nilai-nilai gerakan mahasiswa.
“Aliansi mahasiswa adalah tempat kaum intelektual yang menjunjung tinggi idealisme dan nilai dasar mahasiswa. Gerakan mahasiswa seharusnya berbicara tentang perjuangan, bukan ajang jualan kepentingan pihak tertentu,” tegasnya.
Adnan mengatakan, penggunaan kop surat BEM Se-Riau dalam proposal tersebut juga turut menyeret namanya sebagai Korda BEM SI Riau yang sah.
“Karena memakai kop surat BEM Se-Riau, otomatis nama saya ikut terbawa dalam kegiatan yang tidak jelas arah dan tujuannya tersebut,” katanya.
Sebagai Presiden Mahasiswa STIE Riau sekaligus Korda BEM SI Riau, Ahmad Adnan menegaskan akan mengusut pihak yang bertanggung jawab atas penggunaan logo BEM SI tanpa izin.
“Karena hal ini sudah mencoreng gerakan mahasiswa dan berani membawa logo BEM SI untuk kepentingan pribadi, saya akan mengusut tuntas siapa dalang di balik proposal tersebut. Kami juga akan melaporkan pihak-pihak yang berani menggunakan logo BEM SI tanpa izin,” tutup Ahmad Adnan.



