Korannusantara.id – Padangsidimpuan, Suasana demokrasi kampus terasa semarak di lingkungan Universitas Aufa Royhan saat digelarnya Pemilihan Raya (Pemira) Ketua dan Wakil Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) periode 2026/2027, Jumat, 24 April 2026.
Sejak pagi, mahasiswa dari berbagai fakultas dan program studi mulai berdatangan ke tempat pemungutan suara yang telah disiapkan panitia. Dengan membawa identitas mahasiswa, para pemilih mengikuti proses pencoblosan secara tertib sesuai tata tertib yang berlaku.
Ketua panitia Pemira menyatakan, pelaksanaan pemilihan raya ini menjadi bagian dari pendidikan demokrasi di lingkungan kampus. Selain memilih pemimpin baru, kegiatan tersebut juga bertujuan meningkatkan kesadaran mahasiswa terhadap pentingnya partisipasi dalam organisasi dan kepemimpinan.
“Pemira bukan hanya tentang memilih, tetapi juga proses pembelajaran demokrasi yang sehat dan bertanggung jawab,” ujarnya.
Sebelum hari pemungutan suara, para pasangan calon telah menyampaikan visi dan misi melalui debat terbuka dan kampanye damai. Sejumlah isu menjadi perhatian utama, antara lain peningkatan kualitas kegiatan kemahasiswaan, pengembangan kreativitas, serta penguatan penyaluran aspirasi mahasiswa.
Pihak rektorat mengapresiasi pelaksanaan Pemira yang berlangsung aman, tertib, dan kondusif. Civitas akademika berharap, kepemimpinan BEM ke depan mampu menghadirkan organisasi yang aktif, inovatif, serta menjadi jembatan komunikasi antara mahasiswa dan pihak kampus.
Sejumlah mahasiswa yang ikut memberikan suara mengaku antusias dapat berpartisipasi langsung dalam menentukan arah kepemimpinan organisasi kemahasiswaan tersebut. Mereka berharap pasangan terpilih nantinya mampu merealisasikan program kerja yang telah dijanjikan.
Setelah proses pemungutan suara selesai, panitia melanjutkan tahap penghitungan suara secara terbuka dan transparan. Hasil resmi Pemira Ketua dan Wakil Ketua BEM Universitas Aufa Royhan dijadwalkan diumumkan dalam waktu dekat setelah proses verifikasi rampung.
(Ronald Harahap)




