Korannusantara.id – Padangsidimpuan, Program Studi D3 Kebidanan Fakultas Kesehatan Universitas Aufa Royhan menggelar Ujian Objective Structured Clinical Examination (OSCE) bagi mahasiswa semester 6 pada Jumat, 24 April 2026. Ujian ini menjadi salah satu tahapan penting dalam mengukur kesiapan mahasiswa sebelum terjun ke dunia kerja, khususnya di sektor pelayanan kesehatan.
Pelaksanaan ujian berlangsung di laboratorium kebidanan kampus dengan pengawasan ketat dan sistem evaluasi terstandar. Para peserta mengikuti sejumlah stasiun ujian yang dirancang untuk menguji keterampilan klinis secara langsung.
Dalam ujian tersebut, mahasiswa diuji dalam berbagai kompetensi praktik, mulai dari pemeriksaan kehamilan, pertolongan persalinan, pelayanan masa nifas, hingga penanganan kegawatdaruratan dasar kebidanan.
Ketua Program Studi D3 Kebidanan menyatakan bahwa metode OSCE merupakan salah satu bentuk evaluasi yang dinilai efektif karena mampu mengukur kemampuan mahasiswa secara objektif dan menyeluruh.
“Tidak hanya keterampilan teknis, mahasiswa juga dinilai dari aspek komunikasi, ketelitian, etika profesi, serta kemampuan mengambil keputusan dalam situasi klinis,” ujarnya.
Sejumlah mahasiswa tampak mengikuti ujian dengan serius dan penuh konsentrasi. Sebelum mengikuti OSCE, mereka telah mendapatkan pembekalan teori dan praktik secara intensif untuk menghadapi berbagai skenario yang diujikan.
Pihak universitas berharap, melalui pelaksanaan ujian ini, lulusan D3 Kebidanan dapat menjadi tenaga kesehatan yang profesional, terampil, dan siap memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, terutama dalam bidang kesehatan ibu dan anak.
Selain itu, kegiatan ini juga mencerminkan komitmen institusi dalam menjaga mutu pendidikan melalui sistem evaluasi berbasis kompetensi. Dengan pendekatan tersebut, mahasiswa diharapkan tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga siap menghadapi tantangan praktik di lapangan.
Ujian OSCE ini sekaligus menjadi bagian dari upaya kampus dalam mencetak lulusan bidan yang berintegritas, kompeten, dan mampu berkontribusi dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.
(Ronald Harahap)




