Korannusantara.id – Padangsidimpuan, Badan Narkotika Nasional Kabupaten Tapanuli Selatan (BNNK Tapsel) melakukan audiensi dengan Universitas Aufa Royhan pada Kamis, 23 April 2026, guna membahas rencana kerja sama dalam pelaksanaan program Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN).
Pertemuan yang berlangsung di lingkungan kampus tersebut membahas sejumlah langkah strategis untuk memperkuat implementasi program P4GN di kalangan mahasiswa dan civitas akademika.
Fokus pembahasan meliputi edukasi bahaya narkotika, pembentukan relawan anti-narkoba, pelaksanaan tes urine berkala, serta penguatan lingkungan kampus yang bebas dari penyalahgunaan narkotika.
Perwakilan BNNK Tapanuli Selatan menilai perguruan tinggi memiliki peran penting dalam membentuk generasi muda yang sehat dan berintegritas.
Karena itu, sinergi dengan institusi pendidikan dinilai strategis untuk memperluas jangkauan program pencegahan.
Sementara itu, pihak Universitas Aufa Royhan menyatakan komitmennya untuk mendukung program nasional P4GN melalui berbagai kegiatan akademik dan pembinaan mahasiswa.
Sosialisasi berkelanjutan juga akan dilakukan guna meningkatkan kesadaran seluruh civitas akademika terhadap bahaya narkoba.
Audiensi ini diharapkan menjadi langkah awal menuju penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara kedua pihak.
Kerja sama tersebut diharapkan dapat menghadirkan program-program konkret yang berdampak langsung bagi mahasiswa dan masyarakat.
Melalui kolaborasi ini, kampus diharapkan dapat menjadi contoh lingkungan pendidikan yang bersih dari narkotika sekaligus berkontribusi dalam menciptakan generasi muda yang unggul dan bebas dari penyalahgunaan narkoba.
(Ronald Harahap)




