Korannusantara.id – Padangsidimpuan, Mahasiswa Program Studi Pendidikan Vokasional Desain Fashion Universitas Aufa Royhan menampilkan inovasi kreatif melalui karya artwear yang mengangkat wastra Nusantara dalam kegiatan Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) Industri.
Program yang berlangsung sejak Desember 2025 hingga Februari 2026 ini menjadi bagian dari pembelajaran berbasis industri yang bertujuan memperkuat keterampilan teknis sekaligus pemahaman budaya mahasiswa.
Kegiatan PPL dilaksanakan di sejumlah usaha busana di Padangsidimpuan dan Medan. Beberapa mitra industri yang terlibat antara lain YAPMODE Gallery, Arini Rumah Mode, hingga BundaNay Gallery.
Dalam program ini, mahasiswa tidak hanya terlibat dalam proses produksi busana, tetapi juga melakukan kajian terhadap potensi wastra lokal sebagai sumber inspirasi desain. Pendekatan tersebut memperkuat pemahaman terhadap nilai budaya yang terkandung dalam tekstil tradisional Indonesia.
Selain menghasilkan produk artwear, mahasiswa juga menyusun studi kasus berdasarkan pengalaman selama magang. Kajian ini mencakup aspek teknis produksi, penerapan Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3), strategi pemasaran, hingga pelayanan konsumen.
Selama praktik industri, mahasiswa mengikuti seluruh tahapan kerja, mulai dari riset desain, pemilihan bahan, eksplorasi teknik produksi, hingga pemasaran produk. Keterlibatan ini dinilai mampu meningkatkan kompetensi sekaligus menumbuhkan jiwa kewirausahaan.
Hasil akhir kegiatan berupa laporan, studi kasus, serta produk artwear yang menunjukkan potensi besar wastra lokal untuk dikembangkan menjadi produk fashion yang relevan dengan tren masa kini.
Program ini diharapkan dapat mendorong pelestarian budaya sekaligus membuka peluang ekonomi kreatif berbasis kearifan lokal. Pengalaman selama PPL juga menjadi bekal bagi mahasiswa untuk memasuki industri fashion secara profesional.
(Ronald Harahap)



