Korannusantara.id – Padangsidimpuan, Sebanyak 47 peserta mengikuti Uji Kompetensi Nasional (Ukomnas) Bidan Periode I Tahun 2026 yang digelar serentak di berbagai titik pelaksanaan.
Ujian ini menjadi tahap akhir yang menentukan kelayakan lulusan kebidanan sebelum memasuki dunia kerja profesional.
Pelaksanaan ujian menggunakan sistem computer-based test (CBT) yang menguji kemampuan analisis peserta terhadap kasus kebidanan.
Selain itu, peserta juga menjalani ujian praktik klinis guna mengukur keterampilan teknis serta kesiapan menghadapi kondisi riil di lapangan.
Panitia memastikan seluruh rangkaian ujian berlangsung sesuai standar operasional prosedur.
Dengan jumlah peserta yang terbatas, pengawasan dilakukan lebih optimal untuk menjaga integritas dan kualitas hasil ujian.
Materi yang diujikan mencakup aspek pelayanan kebidanan secara menyeluruh, mulai dari kehamilan, persalinan, masa nifas, hingga kesehatan reproduksi.
Standarisasi ini ditujukan untuk memastikan kompetensi lulusan tetap terjaga dan relevan dengan kebutuhan pelayanan kesehatan masyarakat.
Sejumlah peserta mengaku ujian ini menjadi tantangan tersendiri setelah menyelesaikan pendidikan.
Mereka tidak hanya mempersiapkan teori, tetapi juga memperkuat keterampilan praktik untuk menghadapi soal berbasis kasus.
Institusi pendidikan kebidanan turut memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan ujian tersebut.
Mereka berharap seluruh peserta dapat meraih hasil maksimal sekaligus menunjukkan kualitas lulusan yang siap bersaing di dunia kerja.
Melalui Ukomnas ini, lulusan yang dinyatakan lulus diharapkan mampu menjadi bidan profesional, kompeten, dan berintegritas dalam memberikan pelayanan kesehatan, khususnya bagi ibu dan anak.
(Ronald Harahap)




