• Redaksi
  • Kontak Iklan
  • Tentang Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
Koran Nusantara
Advertisement
  • Home
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Artikel
  • Artis
  • Hukum & Kriminal
  • Kuliner
  • Pendidikan
  • Sports
  • Bisnis
  • Opini
No Result
View All Result
  • Home
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Artikel
  • Artis
  • Hukum & Kriminal
  • Kuliner
  • Pendidikan
  • Sports
  • Bisnis
  • Opini
No Result
View All Result
Koran Nusantara
No Result
View All Result
  • Home
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Artikel
  • Artis
  • Hukum & Kriminal
  • Kuliner
  • Pendidikan
  • Sports
  • Bisnis
  • Opini
Home Daerah

Seruan Kemanusiaan dari Indonesia: Minta Aturan Jelas untuk Larang Dampak Berbahaya Senjata Termobarik

Redaksi by Redaksi
1 April 2026
in Daerah
0
Seruan Kemanusiaan dari Indonesia: Minta Aturan Jelas untuk Larang Dampak Berbahaya Senjata Termobarik
0
SHARES
6
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Korannusantara.id – Makassar, 31 Maret 2026, Seorang peneliti hukum dan kemanusiaan asal Indonesia, Muhammad Fauzan Dzulfaqar, mengeluarkan seruan kepada masyarakat internasional untuk menutup kekosongan hukum yang masih memungkinkan penggunaan senjata termobarik, alat perang dengan daya hancur besar yang dapat menimbulkan penderitaan mendalam bagi manusia.

Dalam tulisannya berjudul “Seruan Kemanusiaan: Suara dari Indonesia untuk Dunia”, ia menjelaskan bahwa senjata termobarik bekerja dengan mengisap oksigen di udara dan menghancurkan segala sesuatu di sekitarnya. Meskipun belum secara tegas dilarang oleh hukum internasional, dampaknya terhadap warga sipil khususnya menimbulkan pertanyaan besar tentang moralitas dan kemanusiaan.

Prinsip hukum humaniter internasional yang mengatur pembedaan, proporsionalitas, dan larangan penderitaan berlebihan sering diabaikan ketika senjata semacam ini digunakan di kawasan padat penduduk, sehingga hukum kehilangan maknanya dan manusia menjadi korban keheningan dunia.

“Dunia membutuhkan aturan yang lebih jelas, tegas, dan berlandaskan pada nilai kemanusiaan,” ujarnya dalam seruannya. Menekankan bahwa Indonesia yang lahir dari perjuangan dan penderitaan memahami betapa berharganya perdamaian dan kehidupan, ia menyerukan agar kemanusiaan ditempatkan di atas kepentingan kekuasaan.

“Pada akhirnya, tidak ada kemenangan yang lahir dari penderitaan orang lain, dan tidak ada kemajuan yang lebih berharga daripada nilai kehidupan itu sendiri,” tutupnya, dengan menegaskan bahwa “tidak ada hukum yang lebih tinggi daripada hati nurani manusia.”

Arifin Sulsel

52
Tags: Muhammad Fauzan DzulfaqarSenjata TermobarikSeruan Kemanusiaan
Previous Post

Polsek Torgamba Tangkap Dua Pencuri di SPBU Pinang Awan, Komplotan Lain Masih Diburu

Next Post

Motor Genio Harun Ditarik Paksa Oleh DEBT COLLECTOR FIF, Diduga Langgar Prosedur Hukum

Redaksi

Redaksi

Satu Klik Rubah Dunia

Next Post
Motor Genio Harun Ditarik Paksa Oleh DEBT COLLECTOR FIF, Diduga Langgar Prosedur Hukum

Motor Genio Harun Ditarik Paksa Oleh DEBT COLLECTOR FIF, Diduga Langgar Prosedur Hukum

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan Ucapan Selamat

Jasa Endorse Pemberitaan KoranNusantara

  • Redaksi
  • Kontak Iklan
  • Tentang Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result
  • Home
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Artikel
  • Artis
  • Hukum & Kriminal
  • Kuliner
  • Pendidikan
  • Sports
  • Bisnis
  • Opini

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.