Korannusantara.id – Kumai, Kotawaringin Barat, Seorang nasabah Bank Rakyat Indonesia (BRI) di Kecamatan Kumai, Kabupaten Kotawaringin Barat, Kalimantan Tengah, mengaku mendapat tekanan dan ancaman dari oknum penagih BRI yang disebut berasal dari Cabang Pangkalan Bun. Peristiwa tersebut terjadi pada Sabtu (28/2/2026).
Kepada awak media, nasabah ( Mn ) tersebut menjelaskan bahwa dirinya meminjam dana sebesar Rp75 juta. Namun, dana yang diterima hanya Rp70 juta karena Rp5 juta dipotong untuk asuransi jiwa.
“Awalnya saya menerima pinjaman Rp75 juta, tetapi yang saya terima hanya Rp70 juta. Katanya Rp5 juta untuk asuransi jiwa. Setelah terjadi keterlambatan angsuran, saya sudah meminta agar cicilan diperkecil supaya tetap bisa membayar,” ujar nasabah dengan mata berkaca-kaca.
Ia mengaku didatangi dua orang yang mengatasnamakan pihak penagihan BRI Kumai. Dalam pertemuan tersebut, menurutnya, disampaikan ancaman penyegelan atau penyitaan rumah jika angsuran tidak dibayarkan pada bulan berikutnya.
“Saya minta keringanan karena kami masyarakat kecil. Tapi mereka bilang kalau bulan depan tidak membayar, rumah akan disegel dan perkara akan diserahkan ke pengadilan. Katanya nanti akan ada panggilan, jangan kaget,” tutur nasabah.sambir ngucurkan air mata
Lebih lanjut, nasabah mengaku oknum penagih tersebut juga menyarankan agar barang-barang yang ada dijual untuk melunasi utang, bahkan disebut telah mencari lokasi tanah yang akan disegel.
“Katanya apa saja yang ada bisa dijual untuk melunasi utang di BRI. Mereka juga mencari-cari tanah mana yang akan disegel,” tambahnya.
Atas kejadian tersebut, nasabah berharap adanya perhatian dari pimpinan pusat BRI dan Presiden Republik Indonesia agar diberikan keringanan serta dilakukan penindakan terhadap oknum-oknum yang dinilai bertindak tidak proporsional.
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak BRI Cabang Pangkalan Bun maupun BRI pusat terkait tudingan tersebut. Redaksi masih berupaya mengonfirmasi pihak-pihak terkait untuk mendapatkan klarifikasi dan keberimbangan informasi.
( Misran )



