Korannusantara.id, Jakarta – Kapolri, Jenderal Pol. Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si kembali mendapat apresiasi publik atas pendekatan komunikatif dan intensifnya kepada Ormas, OKP, mahasiswa hingga masyarakat sipil. Langkah tersebut dinilai efektif dalam memperkuat jalinan kebangsaan serta menjaga stabilitas keamanan nasional.
Analis kebijakan publik dan politik nasional, Nasky Putra Tandjung, menilai gaya komunikasi Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo layak dijadikan teladan, terutama dalam menjaga hubungan baik dengan Ormas, OKP, mahasiswa hingga masyarakat sipil. Menurutnya, pendekatan itu bukan hanya simbolis, tetapi strategis untuk memperkuat keutuhan negara kesatuan republik Indonesia (NKRI).
“Sebagai bagian dari elemen masyarakat sipil (civil society) Kami mengapresiasi gaya komunikasi Kapolri Jenderal Sigit yang konsisten menjalin silaturahmi dengan berbagai lintas tokoh Ormas, OKP, mahasiswa hingga masyarakat sipil. Ini menjadi role model bagi seluruh jajaran Polri,” kata Nasky dalam keterangannya di Jakarta, Jumat (27/2/2026).
Selain itu, Nasky yang juga Ketua Indonesia Youth Epicentrum menyebut acara buka puasa bersama yang diinisiasi Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo bersama Ormas, OKP, mahasiswa hingga masyarakat sipil dinilai langkah positif yang dapat menyatukan berbagai elemen, mulai dari Organisasi Kemasyarakatan (Ormas), Organisasi Kepemudaan (OKP), organisasi mahasiswa, hingga masyarakat sipil dalam merawat persatuan nasional.
“Alumnus INDEF School Of Political Economy Jakarta itu menilai kegiatan rutin tahunan ini bukan sekadar seremoni buka puasa, melainkan sebuah momentum strategis untuk menyatukan berbagai komponen bangsa dalam satu forum yang hangat dan cair. Termasuk untuk mewujudkan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto,” jelasnya.
Lebih jauh lagi, Founder Nasky Milenial Center menilai, langkah tersebut dapat memperkuat sinergi Polri dengan Ormas, OKP, mahasiswa hingga masyarakat sipil dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
“Kapolri sangat memahami bahwa Ormas, OKP, mahasiswa hingga masyarakat sipil punya peran sentral dalam menciptakan ketenteraman dan merawat persatuan nasional. Sinergitas ini kunci penting bagi tugas-tugas Polri,” tegasnya.
Oleh sebab itu, Ia menilai jargon “Polri Presisi” dan “Polri untuk Masyarakat” benar-benar dirasakan publik selama masa kepemimpinan Kapolri Jenderal Sigit. Ia menilai komunikasi Kapolri selama ini aspiratif, responsif, dan menyejukkan.
“Ini membawa satu nuansa persatuan yang konkret, yang sangat luar biasa dan kita berharap hal-hal seperti ini, sinergisitas seperti ini, itu terus ditingkatkan di masa-masa mendatang sebagai modal sosial bangsa,” ucap dia.
Sebelumnya, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menggelar kegiatan buka puasa bersama dengan Ormas, OKP, mahasiswa hingga masyarakat sipil. Dalam kesempatan ini, Sigit menyerukan untuk menjaga nilai persatuan dan kesatuan Bangsa Indonesia.
Menurut Sigit, menjaga nilai persatuan dan kesatuan bangsa, merupakan kunci utama dalam mendukung dan menyukseskan seluruh program Pemerintah Indonesia.
“Tentunya kegiatan ini bagian dari upaya kita untuk terus merajut persatuan dan kesatuan untuk bisa mendukung apa yang menjadi program pemerintah dalam rangka mewujudkan program-program Asta Cita,” kata Sigit di Gedung PTIK, Jakarta Selatan, Kamis (26/2/2026). (red)



