Korannusantara.id – Kota Bekasi, Rizki Topanda, anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kota Bekasi dari Partai Kebangkitan Bangsa, menggelar kegiatan Reses I Tahun Anggaran 2026 dengan mengundang pengurus Karang Taruna tingkat kecamatan hingga kelurahan se-Bekasi Utara, Kamis (12/2/2026) malam. Kegiatan ini menjadi momentum awal penyerapan aspirasi masyarakat sekaligus memperkuat peran pemuda dalam pembangunan daerah.
Reses yang berlangsung dalam suasana dialogis tersebut menghadirkan ruang komunikasi antara wakil rakyat dan generasi muda guna membahas arah pembangunan yang lebih inklusif dan berkelanjutan di Kota Bekasi.
Dalam wawancara bersama awak media, Rizki Topanda menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya reses perdana tersebut. Ia menegaskan bahwa selain pembangunan infrastruktur, peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) harus menjadi prioritas bersama.
“Alhamdulillah hari ini kita memasuki masa reses DPRD Kota Bekasi. Saya mengumpulkan teman-teman Karang Taruna dari berbagai wilayah karena ke depan kita akan banyak memproyeksikan pembangunan, bukan hanya fisik, tetapi juga pembangunan SDM. Kita ingin anak-anak muda dilibatkan langsung dalam proses pembangunan kota,” ujarnya.
Menurutnya, pelibatan pemuda bukan sekadar partisipasi simbolis, melainkan langkah strategis agar generasi muda mampu berperan nyata dalam pembangunan melalui dunia kerja, kewirausahaan, maupun sektor ekonomi kreatif. Ia menilai potensi pemuda di wilayah Bekasi Utara dan Medan Satria sangat besar apabila dibekali pelatihan keterampilan serta soft skill yang tepat.
Melalui dialog tersebut, Rizki mengaku menyerap berbagai aspirasi, mulai dari peluang kerja, pengembangan usaha kreatif, hingga program pemberdayaan yang dapat meningkatkan kemandirian ekonomi pemuda. Ia berharap pemerintah daerah dapat menghadirkan program yang membuka ruang kolaborasi antara dunia usaha dan generasi muda lokal.
“Kita ingin anak-anak muda tidak hanya punya kegiatan, tetapi juga memiliki penghasilan positif dari keterampilan yang mereka miliki. Karena itu mereka perlu dilatih, dididik, dan diberdayakan agar siap bersaing dan berkontribusi,” jelasnya.
Di akhir kegiatan, ia mengajak generasi muda untuk aktif berorganisasi dan tidak bersikap apatis terhadap proses pembangunan di lingkungannya. Menurutnya, keterlibatan pemuda sangat penting, mulai dari tingkat RT dan RW hingga skala kota.
“Saya berharap generasi muda mau terlibat aktif, baik di Karang Taruna maupun organisasi kepemudaan lainnya. Peran mereka sangat penting. Kota Bekasi ke depan harus dibangun bersama anak-anak mudanya,” tutupnya.
Kegiatan reses ini menjadi bukti komitmen DPRD Kota Bekasi dalam menyerap aspirasi masyarakat sekaligus memperkuat posisi generasi muda sebagai motor pembangunan daerah yang berkelanjutan.
( Adv )



