• Redaksi
  • Kontak Iklan
  • Tentang Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
Koran Nusantara
  • Home
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Artikel
  • Artis
  • Hukum & Kriminal
  • Kuliner
  • Pendidikan
  • Sports
  • Bisnis
  • Opini
No Result
View All Result
  • Home
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Artikel
  • Artis
  • Hukum & Kriminal
  • Kuliner
  • Pendidikan
  • Sports
  • Bisnis
  • Opini
No Result
View All Result
Koran Nusantara
No Result
View All Result
  • Home
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Artikel
  • Artis
  • Hukum & Kriminal
  • Kuliner
  • Pendidikan
  • Sports
  • Bisnis
  • Opini
Home Nasional

Cak Imin Tegaskan PKB Konsisten Dukung Pilkada Via DPRD Sejak Era SBY

Putra by Putra
5 Januari 2026
in Nasional, Politik
0
Cak Imin Tegaskan PKB Konsisten Dukung Pilkada Via DPRD Sejak Era SBY

Ket. Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Abdul Muhaimin Iskandar atau Cak Imin. (Foto: @Instagram/cakiminow)

0
SHARES
20
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Korannusantara.id, Jakarta – Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Muhaimin Iskandar (Cak Imin), terang-terangan mendukung usulan kepala daerah kembali dipilih DPRD. Sikap itu, kata dia, bukan hal baru dan sudah lama menjadi posisi resmi PKB.

Cak Imin menyebut dukungan tersebut bahkan sudah diambil sejak era pemerintahan Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

“Sikap PKB soal pilkada dipilih oleh DPRD sejak saat pemerintahan Pak SBY dan bahkan sudah berhasil dijadikan UU,” kata Cak Imin dalam keterangannya di akun X, dikutip pada Senin (5/1/2026).

Menteri Koordinator (Menko) Pemberdayaan Masyarakat ini membeberkan alasan PKB konsisten mendorong pilkada lewat DPRD. Menurutnya, pilkada langsung menyimpan banyak masalah klasik, mulai dari ongkos politik yang mahal hingga potensi kecurangan.

“Alasannya sederhana, biaya mahal dan penuh kecurangan, juga aparatur belum banyak yang bisa netral,” ujar Cak Imin.

Ia menilai sistem pemilihan langsung juga tak banyak melahirkan kepala daerah yang benar-benar kuat dan mandiri. Karena itu, PKB tak keberatan jika skema pilkada kembali diubah.

“Sayangnya kemudian dibatalkan oleh Perppu. Produk Pilkada langsung tidak banyak menghasilkan kepala daerah yang kuat dan mandiri,” ungkapnya.

Wacana ini sebelumnya lebih dulu dilempar Presiden Prabowo Subianto. Dalam pidatonya di puncak perayaan HUT ke-60 Partai Golkar di Sentul, Bogor, Prabowo mengkritik mahalnya biaya pilkada yang baru saja digelar.

Pidato tersebut kemudian disambut oleh partai-partai pendukung Pemerintah, seperti Partai Golkar, Partai Gerindra, Partai Amanat Nasional (PAN), dan PKB

(red)

330
Tags: Cak IminPartai PolitikPilkada Via DPRDPKB
Previous Post

Pengamat Nilai Pilkada via DPRD Selaras dengan Konstitusi dan Pancasila

Next Post

Pernyataan Sikap TPH Saipullah Nasution & Atika Azmi Utammi atas Aksi Demo Gordang Sambilan Centre di Madina

Putra

Putra

Next Post
Pernyataan Sikap TPH Saipullah Nasution & Atika Azmi Utammi atas Aksi Demo Gordang Sambilan Centre di Madina

Pernyataan Sikap TPH Saipullah Nasution & Atika Azmi Utammi atas Aksi Demo Gordang Sambilan Centre di Madina

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan Ucapan Selamat

Jasa Endorse Pemberitaan KoranNusantara

  • Redaksi
  • Kontak Iklan
  • Tentang Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result
  • Home
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Artikel
  • Artis
  • Hukum & Kriminal
  • Kuliner
  • Pendidikan
  • Sports
  • Bisnis
  • Opini

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.