Korannusantara.id, Jakarta – Anggota DPD RI Dapil Sumut, KH. Muhammad Nuh, M.SP, mengajak semua elemen anak bangsa untuk bersatu, bekerjasama, dan saling bergandengan tangan dalam membantu saudara saudara kita yang terdampak banjir dan longsor yang terjadi di wilayah Sumatra.
“Pendekatan kita tidak sedang mencari siapa yang salah, tapi dengan sumbang pemikiran terbaik agar bencana ini dapat segera teratasi,” ujar Nuh saat membuka Focus Group Discusion (FGD) yang digelar DPD RI Sumatera Utara di Aula DPD RI Sumatera Utara, Medan, Jumat (12/12/2025).
Ia juga tak mempermasalahkan mengenai status bencana saat ini harus dinaikkan menjadi status bencana nasional atau tidak.
“Yang terpenting adalah, mari kita bersama-sama menanggulangi bencana ini,” kata Nuh.
Selanjutnya, Ketua Persis Sumatera Utara ini juga memaparkan data yang ia miliki. Diketahui, Berdasarkan data terbaru yang ia dapatkan pada Jumat (12/12/2025), total meninggal dunia 990 jiwa, hilang 222 jiwa, luka-luka lebih dari 5.400 jiwa. Dengan rincian, Sumatera Utara meninggal dunia 342 jiwa, hilang 98 jiwa, Sumatera Barat meninggal dunia 240 jiwa, hilang 93 jiwa, dan Aceh meninggal dunia 407 jiwa, hilang 31 jiwa.
Dengan melihat data tersebut, Senator asal Sumut itu mengajak para peserta FGD untuk selalu berbaik sangka kepada Allah SWT.
“Kita wajib meyakini, seluruh peristiwa yang terjadi saat ini akan berbuah kebaikan,” ungkapnya.
FGD ini mengangkat tema, “Literasi, Mitigasi dan Pemulihan Bencana di sumatera Utara”.
Selain M Nuh, yang menjadi keynote speakers ada beberapa pakar seperti akademisi USU Drs Karyono, M.Si, MCE dan Perwakilan dari BMKG Wilayah 1 Indah Paramita.
(red)



