Jakarta, 29 Oktober 2025 – Sutradara sekaligus Pembina Komedi Betawi, Dr. Syaiful Amri, M.M., menyampaikan ucapan selamat kepada Fauzi Bowo yang terpilih sebagai Ketua Dewan Adat dan Marullah Matali sebagai Wali Amanah Majelis Kaum Betawi (MKB) pada Kongres Istimewa Kaum Betawi 2025 di Padepokan Pencak Silat Taman Mini Indonesia Indah (TMII), 18 Oktober 2025.
Dalam keterangannya, Dosen Prodi Teater Institut Kesenian Jakarta (IKJ) itu menyebut lahirnya MKB menjadi momentum penting penyatuan masyarakat Betawi setelah sekian lama terpecah.
“Kalau dulu pada masa pergerakan nasional, kita punya tokoh seperti Mohammad Tabrani dan Mohammad Rochjani Su’ud dari Pemuda Kaum Betawi. Sekarang kita punya sosok Fauzi Bowo dan Marullah Matali yang membawa semangat baru bagi penyatuan Betawi,” ujar Syaiful Amri.
Ia menilai penyatuan dua organisasi besar—Bamus Betawi di bawah kepemimpinan Riano P. Ahmad dan Bamus Suku Betawi 1982 yang dipimpin H. Zainuddin (Bang Oding)—menjadi tonggak penting lahirnya MKB. Kesepakatan rekonsiliasi kedua pihak disebutnya sebagai “angin segar” bagi masyarakat Betawi.
“Sudah saatnya Kaum Betawi tidak lagi terpecah karena ego masing-masing. Dengan MKB, Betawi bisa terorganisir lebih baik,” tegasnya.
Syaiful juga berharap MKB dapat membuat standarisasi budaya Betawi, mulai dari kesenian, busana, arsitektur, hingga kuliner, agar identitas Betawi terlihat jelas dan tidak bias di mata masyarakat luar.
“Saya sebagai anak Betawi sangat antusias. Semoga MKB bisa jadi rumah besar yang menjaga dan menata budaya Betawi secara profesional,” katanya.
Menutup pernyataannya, Syaiful mengajak seluruh ormas, sanggar seni, dan masyarakat Betawi untuk bersatu padu memperkuat identitas Betawi di kancah nasional.
“Kita kudu bersatu supaya dihargai dan dihormati daerah lain. Sudah waktunya Betawi jadi tuan rumah yang baik di tanahnya sendiri,” pungkasnya.



