Korannusantara.id – Riau, ISMEI (Ikatan Senat Mahasiswa Ekonomi Indonesia) menyelenggarakan Konsolidasi Dan kegiatan nasional Indonesia Berdialog pada tanggal 22-24 September 2025 bertempat di Aula Balai Serindit Gubernur Riau.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh 48 kampus di seluruh Indonesia, dari aceh sampai papua. Dalam agenda Indonesia Berdialog, ISMEI juga melakukan konsolidiasi terkait persoalan yang terjadi di tanah air. Hasil konsolidasi melahirkan beberapa kajian serta rekomendasi yaitu:
1. Evaluasi total program Makan Bergizi Gratis (MBG)
2. ISMEI mendorong adanya formulasi Transfer Ke Daerah (TKD) yang lebih memperhatikan kebutuhan riil masyarakat dan potensi lokal
3. Peningkatan efektivitas belanja daerah dan diperlukan adanya evaluasi terhadap penggunaan dana TKD agar benar-benar mendukung pembangunan yang berdampak langsung kepada masyarakat.
4. Reformasi Polri (Copot Kapolri, evaluasi menyeluruh serta audit seluruh anggaran polri)
5. Audit seluruh Kementerian/Lembaga, Gubernur, Walikota/Bupati yang dinilai bermasalah
6. Berhentikan seluruh anggota DPR/DPRD mulai dari RI sampai kabupaten/kota yang dinilai bermasalah dan tindakannya menyakiti hati rakyat
Berkaitan dengan tuntutan tersebut, Adji Permana selaku Badan Pimpinan ISMEI menegaskan bahwa “ISMEI berkomitmen berada dibarisan rakyat, dalam waktu dekat kami akan kembali masif melakukan konsolidasi nasional untuk melakukan aksi serentak diseluruh Indonesia dan puncaknya di Jakarta nanti.”
Selanjutnya, Ade Nanda selaku Badan Pengawas dan Konsultasi ISMEI mengakatan “Negara ini sedang tidak baik-baik saja, pejabat publik itu pelayan rakyat.
Rakyat yang membayar gaji para pejabat itu, jadi mereka harus memikirkan rakyat, kebijakan yang diambil harus mengutamakan kemaslahatan rakyat.”
Hasil kajian rekomendasi tersebut akan diberikan secara resmi oleh Pengurus Pusat ISMEI kepada seluruh stakeholder terkait, baik di tingkat pusat dan daerah. Hal ini membuktikan bahwa ISMEI berkomitmen penuh mengawal persoalan ini hingga tuntas.
( VV )



