Korannusantara.id – Asahan, Pagar besi samping Kantor DPRD Kabupaten Asahan di Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) Jenderal Sudirman, Kisaran, hilang tanpa jejak. Aset daerah yang dibangun menggunakan APBD itu diduga “dimakan rayap besi” alias raib digasak pencuri.
Ironisnya, gedung wakil rakyat ini setiap hari dijaga ketat oleh personel Satpol PP Kabupaten Asahan selama 24 jam. Namun, pagar tetap bisa hilang tanpa diketahui siapa pelakunya.
“Lucu sekaligus aneh. Padahal kantor DPRD dijaga Satpol PP siang dan malam, tapi pagar bisa hilang begitu saja. Seolah-olah tidak ada yang menjaga,” tegas aktivis Asahan, Syafruddin Menek Harahap, Senin (15/9).
Syafruddin menilai, hilangnya aset ini menunjukkan lemahnya perhatian Sekretariat Dewan DPRD (Sekwan) terhadap lingkungan kantor.
“Sekwan Syahrul Tambunan terbukti tidak bisa merawat aset pemerintah. Pagar saja tidak terjaga, bagaimana dengan aset yang lain?” kritiknya.
Hal senada disampaikan wartawan lokal, Franki Simarmata. Ia menilai Sekwan seharusnya segera melaporkan kehilangan pagar ke polisi.
“Itu uang rakyat dari APBD. Kalau dicuri maling, harusnya dilaporkan. Jangan dibiarkan begitu saja,” ujar Franki.
Sementara itu, Sekwan DPRD Asahan Syahrul Tambunan, SH ketika dikonfirmasi mengaku pagar besi tersebut memang sudah hilang sejak dirinya menjabat.
“Sejak saya masuk ke Sekwan, kondisinya memang sudah demikian. Penjagaan tetap dilakukan Satpol PP yang BKO di DPRD. Nanti akan kita koordinasikan,” jawabnya melalui pesan WhatsApp.
Pantauan langsung awak media, sebagian pagar di sisi kiri pintu keluar kantor sudah hilang, diduga digasak pencuri. Namun, di bagian dekat pos penjagaan Satpol PP pagar masih utuh.
( Amin hrp )



