• Redaksi
  • Kontak Iklan
  • Tentang Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
Koran Nusantara
Advertisement
  • Home
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Artikel
  • Artis
  • Hukum & Kriminal
  • Kuliner
  • Pendidikan
  • Sports
  • Bisnis
  • Opini
No Result
View All Result
  • Home
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Artikel
  • Artis
  • Hukum & Kriminal
  • Kuliner
  • Pendidikan
  • Sports
  • Bisnis
  • Opini
No Result
View All Result
Koran Nusantara
No Result
View All Result
  • Home
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Artikel
  • Artis
  • Hukum & Kriminal
  • Kuliner
  • Pendidikan
  • Sports
  • Bisnis
  • Opini
Home Daerah

BBWS Ciliwung Cisadane Gelar Kajian Sempadan Situ Cibeureum, Ini Kata perwakilan Grandwisata

Adis by Adis
10 September 2025
in Daerah
0
BBWS Ciliwung Cisadane Gelar Kajian Sempadan Situ Cibeureum, Ini Kata perwakilan Grandwisata

Ket. Tim Teknis meninjau lokasi sepadan Situ Cibeureum Rabu, (10/9/2025).

0
SHARES
33
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Korannusantara.id, Tambun Selatan– Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Ciliwung Cisadane menggelar kajian penetapan sempadan Situ Cibeureum di Aula Desa Lambangsari, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, Rabu (10/9/2025). Agenda ini melibatkan jajaran pejabat Kementerian PUPR sebagai narasumber serta tim teknis dari lintas instansi di tingkat provinsi, kabupaten, hingga unsur masyarakat.

Kajian ini dinilai penting sebagai langkah awal menetapkan garis sempadan Situ Cibeureum secara hukum dan teknis. Penetapan tersebut diharapkan dapat memperkuat fungsi situ sebagai daerah resapan air, mencegah alih fungsi lahan, sekaligus menjaga kelestarian ekosistem.

BBWS Tekankan Fungsi Konservasi dan Pengendalian Banjir

Kepala Bidang Operasi dan Pemeliharaan BBWS Ciliwung Cisadane, Abd. Rachman Rasjid, menyampaikan bahwa penetapan sempadan Situ Cibeureum akan difokuskan pada penguatan fungsi konservasi air tanah dan pengendalian banjir.

“Setelah adanya peraturan menteri, kami berharap pengelolaan Situ Cibeureum dapat lebih terarah, bukan hanya menjaga ekosistem, tapi juga memberi manfaat bagi masyarakat sekitar,” ujarnya.

Grandwisata Patuh Regulasi, Tapi Pertanyakan Kejelasan

Dari sisi lain, Grandwisata melalui perwakilan bagian pembebasan lahan, Agustinus, menegaskan bahwa mereka patuh terhadap regulasi, namun mengaku baru mengetahui soal penetapan sempadan setelah adanya undangan resmi dari BBWS maupun Kementerian PUPR.

“Grandwisata adalah bagian dari masyarakat. Kami tidak mengetahui adanya tim teknis penetapan sempadan. Informasi baru kami terima setelah mendapat undangan resmi. Intinya, kami patuh pada Peraturan Pemerintah Nomor 28 Tahun 2025, bahkan sudah beberapa kali berkoordinasi langsung ke Kementerian maupun BBWS,” jelas Agustinus.

230
Tags: Abd. Rachman RasjidAgustinusBbwsKepala Bidang Operasi dan Pemeliharaan BBWS Ciliwung Cisadane
Previous Post

BBWS Ciliwung Cisadane Gelar Kajian Sempadan Situ Cibeureum, HGB Grandwisata Jadi Sorotan

Next Post

Reshuffle Menteri Keuangan: Harapan Baru di Tengah Krisis Fiskal dan Deindustrialisasi

Adis

Adis

Next Post
Reshuffle Menteri Keuangan: Harapan Baru di Tengah Krisis Fiskal dan Deindustrialisasi

Reshuffle Menteri Keuangan: Harapan Baru di Tengah Krisis Fiskal dan Deindustrialisasi

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan Ucapan Selamat

Jasa Endorse Pemberitaan KoranNusantara

  • Redaksi
  • Kontak Iklan
  • Tentang Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result
  • Home
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Artikel
  • Artis
  • Hukum & Kriminal
  • Kuliner
  • Pendidikan
  • Sports
  • Bisnis
  • Opini

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.