Korannusantara.id, Timika – Komandan Kodim (Dandim) 1710/Mimika, Letkol Inf M. Slamet Wijaya, S.Sos., M.Han., M.A., memimpin langsung jalannya acara tradisi korps pindah satuan dan purna tugas prajurit yang digelar di Aula Makodim 1710/Mimika, Jalan Agimuga Mile 32, Kabupaten Mimika, Rabu (3/9/2025).
Kegiatan tradisi korps ini merupakan bentuk penghormatan sekaligus penghargaan kepada personel TNI AD yang akan melanjutkan pengabdian di satuan baru maupun yang telah menyelesaikan masa dinasnya. Momentum ini juga menjadi wujud kebersamaan antara pimpinan dan prajurit di lingkungan Kodim 1710/Mimika.
Dalam sambutannya, Dandim 1710/Mimika Letkol Inf M. Slamet Wijaya menegaskan pentingnya acara tradisi ini untuk menjaga rasa kebersamaan serta memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada prajurit yang telah berdedikasi penuh dalam menjalankan tugas negara.
> “Saya selaku Komandan Kodim 1710/Mimika, secara pribadi dan atas nama keluarga besar Kodim, mengucapkan selamat kepada Kapten Inf Gertaim Pakpahan yang akan melanjutkan tugas di satuan baru, serta kepada Serka Agus Salim yang memasuki masa purna tugas. Terima kasih atas dedikasi dan pengabdiannya,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Letkol Inf Slamet Wijaya menambahkan bahwa tradisi pindah satuan dan purna tugas tidak hanya menjadi seremoni formal semata, tetapi juga menjadi sarana untuk mempererat silaturahmi, menjaga kekompakan, serta memperkuat jiwa korsa antar prajurit Kodim 1710/Mimika.
Acara berlangsung dengan penuh khidmat, sederhana namun sarat makna. Suasana kekeluargaan dan kehangatan terlihat jelas saat para prajurit, keluarga besar Kodim, serta pejabat yang hadir memberikan penghormatan terakhir kepada personel yang pindah tugas maupun purna tugas.
Makna Tradisi Korps di Lingkungan TNI AD
Tradisi korps pindah satuan dan purna tugas merupakan bagian penting dalam budaya militer di tubuh TNI AD. Tradisi ini bukan hanya bentuk penghormatan, tetapi juga mengandung makna mendalam sebagai pengikat emosional antar anggota. Dengan adanya kegiatan ini, setiap prajurit akan merasa dihargai, dikenang, dan selalu menjadi bagian dari keluarga besar Kodim meski telah bertugas di tempat lain atau mengakhiri masa dinas.



