Korannusantara.id – Jakarta, Ketua Relawan Baginda, Ester Yulia, SE, bersama pendiri Relawan Baginda, Ever Mudumi yang juga Ketua Partai Gerindra Kabupaten Mamberamo Raya, Papua, memantau langsung perkembangan aksi demonstrasi yang berlangsung sejak 25 Agustus hingga 31 Agustus 2025.
Menurut Ester Yulia, aksi tersebut pada awalnya berjalan baik dengan nuansa nasionalis, cinta keadilan, dan kedamaian dalam berbangsa dan bernegara. Namun, belakangan demonstrasi meluas hingga menimbulkan kerusakan berbagai aset negara serta menelan korban jiwa, baik dari masyarakat maupun aparat keamanan.
Sebagai relawan yang ikut berjuang memenangkan pasangan Prabowo Subianto – Gibran Rakabuming Raka dalam Pilpres 2024, Relawan Baginda menyampaikan lima poin penting sebagai masukan untuk Presiden:
1. Segera membentuk tim solid dari unsur birokrasi dan legislatif untuk membahas situasi nasional.
2. Mengambil langkah tegas dengan memecat dan menghukum aparat ASN, menteri, politisi, anggota DPR, TNI, maupun Polri, termasuk koruptor yang merusak tatanan bangsa.
3. Presiden turun langsung menemui massa pendemo, bukan hanya membahas di ruang tertutup.
4. Merekrut anak bangsa yang berdedikasi dan menjunjung tinggi nilai kemanusiaan, berpihak kepada masyarakat.
5. Mengajak seluruh pimpinan partai politik ikut bertanggung jawab atas situasi demo yang sudah meluas ke banyak daerah di Indonesia.
Ester Yulia juga menyampaikan duka cita mendalam atas meninggalnya masyarakat maupun aparat TNI-Polri dalam aksi tersebut.
“Semoga Allah SWT dan Tuhan Yang Maha Pengasih memberi kesabaran serta ketabahan kepada kita semua. Saya mengajak Relawan Baginda di seluruh tanah air tetap tenang, berdoa, dan terus mendukung pemerintah agar mampu menjawab kerinduan rakyat: merdeka bebas, merdeka adil, dan merdeka aman dalam berbangsa dan bernegara,” ujar Ester.
( Red )



