Korannusantara.id, Buru Selatan – Kodim 1506/Namlea menggelar TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-125 di Kabupaten Buru Selatan, Maluku, sebagai langkah nyata membantu pemerintah daerah mempercepat pemerataan pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Kegiatan yang berlangsung sejak awal Agustus ini mengusung semangat Kemanunggalan TNI dan Rakyat dengan fokus pada pembangunan infrastruktur dasar sekaligus pemberdayaan masyarakat desa.

TMMD ke-125 menargetkan sejumlah proyek fisik, di antaranya pembangunan riol atau drainase sepanjang 315,10 meter dengan tinggi 2,5 meter dan lebar 3,5 meter di Desa Waenono, pembangunan satu titik sumur bor dan tower air bersih di Desa Kamanglale, serta rehabilitasi rumah tidak layak huni di Desa Leku.
Dandim 1506/Namlea, Letkol Inf Mohammad Tamami, S.Sos, menegaskan bahwa pembangunan tersebut diharapkan mampu meningkatkan kualitas hidup warga desa.
“TMMD ini diharapkan mampu memantik semangat kolaborasi antara pemerintah daerah dan masyarakat. Pembangunan ini bukan hanya soal infrastruktur, tapi juga tentang meningkatkan kesejahteraan dan kemandirian warga,” ujarnya, Selasa (12/8/2025).
Selain proyek fisik, TMMD juga melaksanakan berbagai kegiatan non-fisik seperti sosialisasi pencegahan radikalisme, program Keluarga Berencana dan Kesehatan (KB Kes), wawasan kebangsaan, pencegahan stunting dengan pemberian nutrisi tambahan, keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), bela negara, hingga pelatihan kesiapsiagaan bencana.
Program ini melibatkan berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah, tenaga kesehatan, dan tokoh masyarakat, sehingga manfaatnya bisa dirasakan secara langsung oleh warga.
Dengan menggabungkan pembangunan fisik dan pemberdayaan masyarakat, TMMD ke-125 diharapkan menjadi pendorong kemajuan desa di Buru Selatan.
Selain mempercepat pembangunan, kegiatan ini juga memperkuat hubungan harmonis antara TNI dan rakyat, yang selama ini menjadi kunci keberhasilan program pembangunan di wilayah terpencil.



