Korannusantara.id – Beni, Republik Demokratik Kongo, 5 Agustus 2025, Dalam rangka memperkuat komitmen terhadap profesionalisme dan integritas selama menjalankan misi perdamaian, personel Satgas Kizi TNI Kontingen Garuda XX-V yang tergabung dalam misi MONUSCO (Mission de l’Organisation des Nations Unies pour la Stabilisation en République Démocratique du Congo) menerima pengarahan dari Conduct and Discipline Team Perserikatan Bangsa-Bangsa.
Kegiatan pengarahan ini dilaksanakan pada 4 Agustus 2025 di Dinning Hall Bumi Nusantara Camp, Beni, dan difokuskan pada tiga poin penting: misconduct (pelanggaran disiplin), sexual exploitation (eksploitasi seksual), dan sexual abuse (kekerasan seksual).
Dalam sesi tersebut, dijelaskan secara rinci standar perilaku yang harus dijunjung tinggi oleh seluruh personel TNI PBB, termasuk penerapan kebijakan zero tolerance terhadap segala bentuk pelanggaran, khususnya yang menyangkut kekerasan dan eksploitasi seksual.
Para personel juga diingatkan untuk tidak hanya menghindari segala bentuk pelanggaran, tetapi juga aktif melaporkan apabila mengetahui adanya indikasi tindakan yang melanggar etika dan kode etik PBB.
Kegiatan ini menjadi bagian penting dari pembinaan mental dan etika yang terus digalakkan oleh PBB untuk menjaga kredibilitas pasukan penjaga perdamaian, sekaligus menjaga kehormatan dan nama baik Indonesia di kancah internasional.










