• Redaksi
  • Kontak Iklan
  • Tentang Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
Koran Nusantara
Advertisement
  • Home
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Artikel
  • Artis
  • Hukum & Kriminal
  • Kuliner
  • Pendidikan
  • Sports
  • Bisnis
  • Opini
No Result
View All Result
  • Home
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Artikel
  • Artis
  • Hukum & Kriminal
  • Kuliner
  • Pendidikan
  • Sports
  • Bisnis
  • Opini
No Result
View All Result
Koran Nusantara
No Result
View All Result
  • Home
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Artikel
  • Artis
  • Hukum & Kriminal
  • Kuliner
  • Pendidikan
  • Sports
  • Bisnis
  • Opini
Home Nasional

Presiden Prabowo Perintahkan Kapolri dan Kejagung Usut Tuntas Kasus Beras Oplosan

Putra by Putra
25 Juli 2025
in Nasional
0
Presiden Prabowo Perintahkan Kapolri dan Kejagung Usut Tuntas Kasus Beras Oplosan

Ket. Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi saat menyampaikan keterangan di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat (25/7/2025). (Foto: Ist)

0
SHARES
3
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Korannusantara.id, Jakarta – Presiden RI, Prabowo Subianto telah memerintahkan Kapolri dan Kejaksaan Agung untuk mengusut, serta memeriksa para pengusaha yang diduga melakukan praktik pengoplosan beras, sehingga merugikan konsumen dan Negara.

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg), Prasetyo Hadi, mengatakan bahwa Presiden RI, Prabowo akan menindak tegas jika pengusaha terbukti melakukan pelanggaran tersebut.

“Itu yang kemarin (beras) dioplos-oplos, Bapak Presiden sudah memerintahkan Kapolri, Kejaksaan untuk memeriksa dan menindak tegas jika ada terjadi pelanggaran-pelanggaran,” kata Mensesneg saat memberikan keterangan kepada media di Istana Kepresidenan Jakarta, Jumat (25/7/2025)

Prasetyo menegaskan, bahwa tindakan praktik pengoplosan beras termasuk tindak pidana pelanggaran hukum.

Di sisi lain, Indonesia patut bersyukur karena cadangan beras pemerintah yang dikelola Perum Bulog saat ini mencapai lebih dari 4,2 juta ton, angka yang belum pernah terjadi sebelumnya.

Selain itu, produksi jagung dilaporkan meningkat 30 persen dan beras naik 48 persen.

Dalam kesempatan sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto menindak tegas praktik pengoplosan beras yang menyebabkan kerugian negara hingga Rp.100 triliun setiap tahun.

Presiden Prabowo, menilai kejahatan tersebut sebagai pelanggaran serius yang memberikan dampak besar terhadap perekonomian nasional. Presiden menyebut praktik itu sebagai bentuk subversi ekonomi yang merugikan rakyat.

“Saya dapat laporan kerugian yang dialami oleh bangsa Indonesia adalah Rp.100 triliun tiap tahun. Ini kejahatan ekonomi yang luar biasa. Menurut saya ini sudah termasuk subversi ekonomi, menikam rakyat,” ucap Presiden Prabowo. (red)

 

208
Tags: Beras OplosanKapolriKejagungMensesnegPrabowoPrasetyo Hadi
Previous Post

Sutrianto Anggota Banggar dan Fabem : Soroti Dugaan Penyalahgunaan Bantuan BSPS di Togean, Upah Tukang Belum Terbayar Penuh

Next Post

TNI Bawa Semangat Olahraga ke Tarup Kota: Pos Tarup Gelar Anjangsana dan Serahkan Bantuan Voli

Putra

Putra

Next Post
TNI Bawa Semangat Olahraga ke Tarup Kota: Pos Tarup Gelar Anjangsana dan Serahkan Bantuan Voli

TNI Bawa Semangat Olahraga ke Tarup Kota: Pos Tarup Gelar Anjangsana dan Serahkan Bantuan Voli

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan Ucapan Selamat

Jasa Endorse Pemberitaan KoranNusantara

  • Redaksi
  • Kontak Iklan
  • Tentang Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result
  • Home
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Artikel
  • Artis
  • Hukum & Kriminal
  • Kuliner
  • Pendidikan
  • Sports
  • Bisnis
  • Opini

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.