• Redaksi
  • Kontak Iklan
  • Tentang Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
Koran Nusantara
  • Home
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Artikel
  • Artis
  • Hukum & Kriminal
  • Kuliner
  • Pendidikan
  • Sports
  • Bisnis
  • Opini
No Result
View All Result
  • Home
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Artikel
  • Artis
  • Hukum & Kriminal
  • Kuliner
  • Pendidikan
  • Sports
  • Bisnis
  • Opini
No Result
View All Result
Koran Nusantara
No Result
View All Result
  • Home
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Artikel
  • Artis
  • Hukum & Kriminal
  • Kuliner
  • Pendidikan
  • Sports
  • Bisnis
  • Opini
Home Daerah

Viral, Salah Satu SDN Di Kabupaten Asahan Hanya Satu Siswa Murid Baru

Redaksi by Redaksi
22 Juli 2025
in Daerah
0
Viral, Salah Satu SDN Di Kabupaten Asahan Hanya Satu Siswa Murid Baru
0
SHARES
19
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

korannusantara.id, Asahan, Potret memprihatinkan dunia pendidikan dasar terjadi di Kabupaten Asahan, Sumatera Utara. Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun ajaran 2025/2026 di SD Negeri 010119 Aek Loba, Kecamatan Aek Kuasan, nyaris tanpa peminat. Sekolah dasar negeri yang berlokasi di kawasan tersebut hanya menerima satu murid baru untuk kelas 1 tahun ini.

Fenomena langkanya pendaftar terungkap melalui sebuah foto yang beredar luas di media sosial dan grup-grup percakapan masyarakat. Dalam gambar itu, tampak seorang guru tengah mengajar hanya seorang murid di dalam ruang kelas yang lengang. Meski hanya memiliki satu peserta didik baru, proses belajar-mengajar tetap berjalan sebagaimana mestinya, dengan semangat pengabdian dari para pendidik di sekolah tersebut.

Kepala sekolah sementara (Plh) SDN 010119 Aek Loba, Evy Sinaga, membenarkan kondisi tersebut saat dikonfirmasi pada Selasa (22/7/2025). “Benar, hanya satu siswa yang mendaftar di PPDB tahun ini,” ujar Evy dengan nada prihatin namun tetap tegar.

Evy menjelaskan, secara keseluruhan saat ini SDN 010119 Aek Loba masih menjalankan enam rombongan belajar (rombel) dari kelas 1 hingga kelas 6. Total jumlah siswa aktif hanya mencapai 30 orang, atau rata-rata sekitar 5 siswa per kelas. Meskipun kondisi tersebut jauh dari ideal, kegiatan akademik tetap berlangsung sebagaimana mestinya.

“Dalam satu kelas, muridnya paling banyak hanya lima orang. Tapi guru-guru kami tetap mengajar seperti biasa,” katanya.

Sekolah ini sendiri memiliki lima orang guru dan satu staf tata usaha (TU). Dari lima guru tersebut, dua merupakan Pegawai Negeri Sipil (PNS), satu berstatus Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), dan dua lainnya adalah guru honorer. Jumlah tenaga pendidik yang lebih banyak dibandingkan jumlah murid baru jelas menjadi catatan tersendiri.

Terkait penyebab rendahnya minat masyarakat untuk mendaftarkan anak-anak mereka di sekolah tersebut, Evy mengaku belum mengetahui secara pasti. Namun ia tidak menampik kemungkinan adanya sejumlah faktor eksternal yang memengaruhi, seperti perpindahan penduduk, minimnya promosi sekolah, atau preferensi orang tua yang lebih memilih sekolah swasta atau sekolah negeri lain yang dianggap lebih baik.

“Kami belum tahu pasti kenapa minat masyarakat menurun. Mungkin perlu ada kajian lebih lanjut atau survei di lapangan,” tambahnya.

Kondisi ini menjadi gambaran nyata tantangan besar yang masih dihadapi dunia pendidikan dasar, khususnya di wilayah-wilayah pinggiran atau pedesaan. Dalam konteks pemerataan pendidikan, hal seperti ini seharusnya menjadi perhatian pemerintah daerah dan juga instansi terkait.

Minimnya jumlah siswa tidak hanya berdampak pada suasana belajar, tetapi juga berisiko mengancam kelangsungan sekolah itu sendiri di masa depan, jika tidak segera ditangani dengan strategi yang tepat.

(red)

364
Tags: AsahanPendidikanPPDBSatu SiswaSDNSDN 010119Zona
Previous Post

Kabupaten Bekasi Jadi Percontohan Nasional, Bupati Hadiri Launching Koperasi Desa Merah Putih

Next Post

Kader HMI Kisaran Kecam Brutalitas Preman terhadap Kader Yang Demontrasi di Kejatisu: “Hak Demokrasi Kita Dilecehkan!”

Redaksi

Redaksi

Satu Klik Rubah Dunia

Next Post
Kader HMI Kisaran Kecam Brutalitas Preman terhadap Kader Yang Demontrasi di Kejatisu: “Hak Demokrasi Kita Dilecehkan!”

Kader HMI Kisaran Kecam Brutalitas Preman terhadap Kader Yang Demontrasi di Kejatisu: “Hak Demokrasi Kita Dilecehkan!”

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Segenap Pimpinan & Staf DPRD Kota Padangsidimpuan

Segenap Pimpinan & Staf DPRD Kota Padangsidimpuan

Jasa Endorse Pemberitaan KoranNusantara

  • Redaksi
  • Kontak Iklan
  • Tentang Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result
  • Home
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Artikel
  • Artis
  • Hukum & Kriminal
  • Kuliner
  • Pendidikan
  • Sports
  • Bisnis
  • Opini

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.