Korannusantara.id – Padang Lawas, Aksi sigap prajurit TNI AD dari Koramil 08 Barumun, Kodim 0212/Tapanuli Selatan, membuahkan hasil.Dua anggota Babinsa, Serka Rizki Daulay dan Sertu Abdul Rahman Daulay, berhasil menangkap seorang pria berinisial AWH yang diduga kuat mengedarkan uang palsu di wilayah Kecamatan Barumun, Kabupaten Padang Lawas (Palas), Sumatera Utara.
Penangkapan berlangsung pada Kamis (10/7/2025) di sebuah rumah makan milik warga di Jalan Ki Hajar Dewantara, Kelurahan Pasar Sibuhuan, saat AWH sedang melakukan transaksi pembayaran menggunakan lembaran uang palsu pecahan Rp100.000.
“Berdasarkan laporan dari salah satu korban yang merupakan pemilik warung sembako, anggota kami melakukan pengintaian hingga akhirnya berhasil menangkap pelaku di rumah makan,” ujar Danramil 08 Barumun, Kapten Inf Anahar Jusar, Jumat (11/7/2025).
Dalam penangkapan tersebut, prajurit Babinsa turut mengamankan satu lembar uang palsu pecahan Rp 100.000 dari tangan pelaku. Sementara satu lembar lainnya sebelumnya telah diserahkan oleh korban Irham Daulay, pemilik warung sembako di Jalan Veteran, sebagai bukti awal kasus ini.
Dari pemeriksaan awal, AWH mengaku memperoleh uang palsu dari dua rekannya berinisial SHP dan AI, warga Kota Padangsidimpuan, yang kini masuk dalam daftar pencarian. Uang tersebut digunakan untuk membeli kebutuhan sehari-hari seperti makanan dan rokok di sejumlah warung dan toko.
“Pelaku mengaku telah dua kali membeli uang palsu seharga Rp 150.000 untuk memperoleh lembaran palsu senilai Rp 500.000, semuanya dalam pecahan seratus ribu,” tambah Kapten Anahar.
Pelaku AWH diketahui merupakan warga Komplek Al-Muhajirin, Lingkungan VI, Kelurahan Pasar Sibuhuan, Kecamatan Barumun. Usai diamankan oleh prajurit Babinsa, pelaku dan barang bukti langsung diserahkan ke pihak Satreskrim Polres Padang Lawas untuk proses hukum lebih lanjut.
Tindakan cepat dan koordinasi yang baik antara TNI dan masyarakat dalam mengungkap kasus ini mendapat apresiasi dari warga setempat. Keberhasilan ini juga menjadi bukti bahwa sinergi antara aparat dan warga sangat penting dalam menjaga keamanan lingkungan.
(Ronald Harahap)



