Korannusantara.id – Asahan, AKBP. Revi Nurvelani,SH,SIK,MH Kapolres Asahan yang baru diharapkan bisa mengevaluasi kinerja Kanit Ekonomi Ipda Komang Sri Ayu Kumala dalam memberantas mafia BBM di SPBU 14.212.267 BP Mandoge, Minggu 13/07/2025.
Pada hari Kamis 09/07/2025 ketika korannusantara.id bersama DPC LSM PMPRI Asahan melakukan investigasi di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) 14.212.267 BP Mandoge melihat seorang pria dengan angkong melangsir jerigen berisi BBM Pertalite ke luar SPBU.
Diseberang sudah menunggu sebuah mobil pick up yang di atas bak mobil banyak jerigen kosong, Manager SPBU yang berada disana hanya diam dan menyaksikan saja tanpa ada pelarangan.
Menurut tim investigasi berdasarkan fakta dilapangan persekongkolan jahat sudah terjadi antara Manager, Operator dan Pembeli (Mafia) untuk melakukan pelanggaran UU No 22 Tahun 2001 Tentang Minyak dan Gas Bumi.
Hal ini seharusnya tidak terjadi jika Aparat Penegak Hukum (APH) benar-benar bekerja sesuai tupoksinya sebagai penindak kejahatan.
Kanit Ekonomi Polres Asahan IPDA. Komang Sri Ayu Kumala tidak pernah merespon chat atau telepon dari pelaku Control Sosial untuk konfirmasi atau melapor, masyarakat menduga Sat Reskrim Unit Ekonomi dan Polsek ada menerima upeti dari Mafia BBM.
Korannusantara.id bersama DPC LSM PMPRI Asahan berharap Kapolres Asahan yang baru AKBP.Revi Nurvelani,SH,SIK,MH lebih tegas kepada anggotanya dan mengatakan tanpa kompromi terhadap pelaku kejahatan (Mafia BBM).
(Amin H)



