Korannusantara.id , KOTA BEKASI – M. Aldo Sirait, seorang pengusaha yang telah berkecimpung di industri minyak dan gas (migas) sejak 2010, resmi masuk sebagai salah satu kandidat calon Direktur Utama (Dirut) PT Sinergi Patriot Bekasi. Pengalaman panjangnya memimpin perusahaan migas dan batu bara menjadi modal kuat dalam seleksi pemimpin BUMD milik Pemerintah Kota Bekasi tersebut.
Selama lebih dari satu dekade, Aldo telah melewati berbagai tantangan bisnis di sektor energi. Tak hanya di industri migas, ia juga berhasil membangun dan menjalankan firma hukum yang beroperasi secara profesional dan mandiri. Jejak rekamnya menunjukkan keseimbangan antara kepemimpinan bisnis dan pemahaman terhadap aspek legal perusahaan.
Ketertarikannya mengikuti proses seleksi Dirut PT Sinergi Patriot Bekasi berawal dari pengumuman resmi lowongan yang ia lihat di situs web pemerintah. Ia merasa spesifikasi dan kebutuhan jabatan sangat sesuai dengan latar belakang serta kompetensinya.
“Saya melihat spesifikasi saya cocok. Pengalaman memimpin perusahaan migas dan batu bara sejak 2010 menjadi modal kuat,” ujarnya saat diwawancarai media, Selasa (17/6/2025).
Aldo membawa visi besar untuk mentransformasi PT Sinergi Patriot Bekasi menjadi BUMD yang profesional, efisien, dan mampu memberikan kontribusi signifikan terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD). Ia menegaskan, pengelolaan BUMD harus dijalankan seperti korporasi swasta dengan prinsip efisiensi, transparansi, dan orientasi pasar.
“Ini soal kontribusi nyata. Saya ingin BUMD migas Bekasi tidak lagi jadi beban, tapi menjadi tulang punggung PAD,” tegasnya.
Jika diberi amanah, Aldo berkomitmen menerapkan sejumlah strategi, antara lain efisiensi operasional seperti di sektor swasta, transparansi keuangan untuk mencegah kebocoran anggaran, serta inovasi bisnis migas hilir yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat dan dinamika pasar energi.
Di sisi lain, Aldo menyoroti potensi besar sektor hilir migas di Bekasi yang hingga kini belum tergarap optimal. Menurutnya, potensi tersebut dapat menjadi motor penggerak baru bagi pertumbuhan ekonomi lokal dan penciptaan lapangan kerja.
“Konsep mengelola BUMD secara profesional seperti korporasi patut didukung. Kuncinya di governance yang ketat,” tambahnya.
Saat ini, Aldo telah dinyatakan lolos seleksi administrasi dan akan menghadapi tahap Uji Kelayakan dan Kepatutan (UKK). Tahapan ini akan menjadi penentu siapa yang layak memimpin PT Sinergi Patriot Bekasi ke depan. Hasil masukan masyarakat yang dikumpulkan hingga 11 Juni lalu juga akan menjadi bahan pertimbangan tim ahli independen dalam proses seleksi.
Dengan tekad untuk membawa perubahan, Aldo menargetkan PT Sinergi Patriot tidak hanya menjadi perusahaan yang sehat secara bisnis, tetapi juga mampu menghadirkan layanan energi terjangkau dan membuka peluang kerja baru bagi masyarakat Kota Bekasi. Tutupnya .



